Dibungkus Seprai, Sesosok Mayat Ditemukan Pemulung di Tong Sampah

Kompas.com - 17/01/2019, 12:42 WIB
Polisi mengidentifikasi lokasi ditemukannya mayat terbungkus sprei di Jalan Raya Romokalisari Surabaya, Kamis (17/1/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALPolisi mengidentifikasi lokasi ditemukannya mayat terbungkus sprei di Jalan Raya Romokalisari Surabaya, Kamis (17/1/2019)


SURABAYA, KOMPAS.com - Sesosok mayat terbungkus seprai warna putih ditemukan di dalam tong sampah di Surabaya, Kamis (17/1/2019) pagi.

Mayat tersebut ditemukan pemulung di komplek pergudangan, sekitar jalan raya Romokalisari Surabaya.

Mayat tersebut ditemukam seorang pemulung yang melintas di sekitar lokasi sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam kondisi terbungkus seprai, mayat tersebut berada dalam tong sampah berwarna putih.

"Dikira sampah, namun saat didekati aromanya busuk, lalu dilaporkan ke pos keamanan pabrik dan diteruskan ke polisi," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, dikonfirmasi.


Baca juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kali Ciliwung

Dia mengaku belum mengidentifikasi identitas jenazah tersebut, termasuk apakah jenazah tersebut korban pembunuhan atau bukan.

"Ini masih didalami tim di lapangan," terangnya.

Jenazah saat ini sudah dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekeringan Semakin Meluas Pemerintah Gorontalo Tetapkan Status Darurat

Kekeringan Semakin Meluas Pemerintah Gorontalo Tetapkan Status Darurat

Regional
Pria Ini Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api Saat Lewati Perlintasan

Pria Ini Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api Saat Lewati Perlintasan

Regional
Kabut Asap, 23 Rute Penerbangan Lion Group dari Bandara APT Pranoto Dialihkan ke Balikpapan

Kabut Asap, 23 Rute Penerbangan Lion Group dari Bandara APT Pranoto Dialihkan ke Balikpapan

Regional
Hanya 5 Menit Perampok Bersenpi Gondol 10 Kg Emas Bernilai Rp 4,5 Miliar

Hanya 5 Menit Perampok Bersenpi Gondol 10 Kg Emas Bernilai Rp 4,5 Miliar

Regional
Petugas Kebersihan Temukan Janin di Tumpukan Sampah

Petugas Kebersihan Temukan Janin di Tumpukan Sampah

Regional
Kronologi 2 WNA Tewas Akibat Speed Boat Terbalik di Devil''s Tear Lembongan

Kronologi 2 WNA Tewas Akibat Speed Boat Terbalik di Devil''s Tear Lembongan

Regional
Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Identitas 2 WNA Korban Speed Boat Terbalik di Devil's Tear Nusa Lembongan

Regional
Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Fakta Ribuan Ikan Mati di Pantai Ambon, Bau Amis Menyengat hingga LIPI Ambil Sampel Bangkai

Regional
Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Kisah Afuk, Kayuh Sepeda Onthel Sejauh 276 Kilometer untuk Kembalikan Dompet

Regional
Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Siswa Iseng Bakar Sampah di Sekolah, 2 Laboratorium Ludes Terbakar

Regional
TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

TPAS Makassar yang Terbakar Timbulkan Bau Menyengat, Sekolah Diliburkan

Regional
Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Fraksi Demokrat DPRD Bandung Benarkan Anggotanya Ditahan di Polresta Padang

Regional
Akibat Kabut Asap,  Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Akibat Kabut Asap, Kualitas Udara Palangkaraya Masuk Kategori Berbahaya

Regional
Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Kronologi Pelanggar Lalu Lintas Bakar Motornya karena Ditilang

Regional
Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Diduga Akibat Gunakan Steker Rusak, Rumah di Ngawi Ludes Dilalap Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X