Puskesmas Aceh Utara Klaim Pernah Tangani Bocah 4 Tahun yang Alami Gizi Buruk, tapi...

Kompas.com - 17/01/2019, 10:25 WIB
Intan Zahar (4) penderita gizi buruk akut (marasmus) di Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (16/1/2019) KOMPAS.com/MASRIADIIntan Zahar (4) penderita gizi buruk akut (marasmus) di Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (16/1/2019)


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Kepala Puskesmas Lapang, Kabupaten Aceh Utara, dr Jafaruddin menyatakan, pihaknya pernah merawat Intan Zahar (4), balita warga Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, yang mengalami gizi buruk.

Pihaknya juga mengklaim pernah merujuk Intan ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara dan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin di Banda Aceh.

Namun, sepekan terakhir kondisi Intan Zahar memburuk.

Baca juga: Bocah 4 Tahun di Aceh Utara Alami Gizi Buruk Akut

“Sejak dia masih bayi itu sudah pernah kita datangi. Lalu kita rujuk ke rumah sakit. Saya dengar, itu ada masalah dengan daya tahan tubuhnya, jadi sarafnya ada yang mati. Jadi, perkembangan tubuhnya tidak berkembang dengan baik,” kata Jafaruddin, Rabu (16/1/2019).

Dia menyebut, ketika dibawa ke rumah sakit, kondisi Intan membaik. Namun, setelah pulang ke rumah, tidak bisa pulih total layaknya anak sehat.

“Terpenting kami pernah memberi perawatan, itu ada kita beri perawatan. Ini nanti kita pantau lagi kondisinya, kita rujuk lagi, karena di puskesmas tak mampu menangani kondisi itu,” terang dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan Intan dilaporkan mengidap gizi buruk akut (marasmus) di Desa Kuala Keureto, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.

Anak dari pasangan Yusri dan Nur Bayani itu terlihat amat kurus. Sedangkan orangtuanya sudah berusaha membawa berobat putranya itu untuk menyembuhkan kondisinya.

Baca juga: Jokowi: Malu Kita kalau Masih Ada Kasus Gizi Buruk dan Stunting

Kepala Desa Kuala Keureuto, M Kaoy Amin, Rabu (16/1/2019) menyebut, dirinya sudah pernah melaporkan kondisi itu ke Puskesmas Lapang, Aceh Utara.

Petugas puskesmas, sambung Kaoy, sudah pernah datang sekali, namun setelah itu tidak pernah datang lagi.

“Kita harap, kondisi begini ini menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan Aceh Utara. Dengan segala keterbatasannya, orangtuanya dan kami di Lapang ini sudah berupaya ke mana-mana berobat, namun kondisi anak itu belum membaik,” kata Kaoy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X