Gubernur NTT Ingin Larang Sampo dan Sabun dari Luar jika Produk Lokal Berbahan Kelor Banyak Diproduksi

Kompas.com - 17/01/2019, 07:22 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sekolah Perdamaian dengan agenda Mengunjungi Situs Agama Lokal dan Mondial di Aula Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW), Kupang, Kamis (18/10/2018), kemarin Dokumen Humas Pemprov NTTGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memberikan sambutan pada kegiatan Sekolah Perdamaian dengan agenda Mengunjungi Situs Agama Lokal dan Mondial di Aula Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW), Kupang, Kamis (18/10/2018), kemarin


KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut akan melarang produk luar masuk ke wilayahnya, jika sampo dan sabun berbahan dasar kelor telah diproduksi secara besar-besaran.

Penegasan itu disampaikan Viktor, saat menjadi pembicara dalam kegiatan diskusi tentang ekonomi di Graha Pena Timor Express, Rabu (16/1/2019).

Menurut Viktor, saat ini sampo dan sabun berbahan dasar kelor telah diproduksi, tetapi masih dalam jumlah yang kecil.

Karena itu, dia mengharapkan para pengusaha sukses di Kota Kupang dan NTT, bisa mengembangkan dua produk itu.

Baca juga: Mengenal Khasiat Daun Kelor untuk Kecantikan

"Hari ini sudah kita kembangkan sampo dan sabun berbahan dasar kelor, tapi yang kerja orang dari kampung. Pengusaha belum ada yang mau kembangkan itu," ucap dia.

"Kalau pengusaha sudah masuk dan serius mau mengembangkan itu, maka kita akan buat aturan, semua sampo dan sabun dari luar tidak boleh masuk ke NTT, yang masuk kita operasi dan tangkap," sambung Viktor.

Viktor mengatakan, produk dari NTT yang akan digunakan oleh masyarakat.

Semua komponen masyarakat di NTT, lanjut Viktor, harus belajar dari Jepang, yang selalu menggunakan produk dan juga makan makanan merek Jepang.

Hal itu, sebut Viktor, merupakan bentuk nasionalisme orang Jepang.

Untuk membangun nasionalisme perdagangan NTT, sebut mantan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI itu, ke depannya bukan hanya sampo dan sabun, tapi teh dan juga kue berasal dari kelor.

Baca juga: Slank Dinobatkan Jadi Duta Kelor NTT

"Bahkan bila perlu lisptik pun dibuat pakai daun kelor. Saya dorong pengusaha bisa memanfaatkan ini dan kita akan bergerak bersama," ujar dia.

Pada kesempatan itu, Viktor juga mengajak para pengusaha muda di Kota Kupang, untuk berada di desa dan membantu meningkatkan perekonomian di desa, karena banyak potensi di desa yang mesti digali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Regional
Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Regional
Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Regional
Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Regional
Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Regional
Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Regional
Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X