Usai Tampung Anak Putus Sekolah, Risma Akan Bangun SMA Gratis

Kompas.com - 16/01/2019, 23:38 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memberikan pembinaan kepada 53 anak putus sekolah di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (4/1/2019).KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, memberikan pembinaan kepada 53 anak putus sekolah di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (4/1/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun SMA swasta gratis untuk menampung siswa miskin, anak- anak putus sekolah, hingga anak-anak yang terancam putus sekolah.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, kualitas SMA swasta yang akan dibangun ini hampir sama dengan SMK yang memiliki banyak pelatihan.

"SMA swasta ini, kualitasnya seperti SMK. Nanti kita banyak pelatihan-pelatihan, sehingga kalau mereka sudah selesai sekolah di situ, maka mereka siap bekerja," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Rabu (16/1/2019).

Selain itu, mereka juga akan diberikan sertifikat-sertifikat pelatihan yang menjadi tanda bahwa siswa itu sudah menguasai keterampilan tersebut.

Melalui cara ini, kata Risma, maka mereka akan lebih siap dan layak untuk bekerja usai lulus sekolah.

"Nanti fasilitasnya ada laboratorium-laboratorium, seperti ada bengkel, misalnya mereka juga fokus di bangunan, nanti ada laboratorium bangunan. Jadi, yang kita perkuat nanti justru laboratoriumnya," ujar Risma.

Baca juga: Risma Pamerkan Sederet Penghargaan yang Diraih Kota Surabaya Sepanjang 2018

Kata Risma, rencananya sekolah ini nanti akan menempati eks kantor Kelurahan Dukuh Pakis, karena lokasinya sangat luas dan merupakan bangunan dua lantai. Dengan demikian, bangunan ini hanya tinggal difungsikan saja.

"Regulasinya akan kita matangkan dulu supaya benar-benar siap untuk digunakan," jelasnya.

Risma juga menjelaskan bahwa untuk membangun sekolah swasta yang gratis ini, Pemkot Surabaya akan menggandeng BUMN, BUMD, dan pihak swasta. Tujuan utamanya untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.

"Nanti kita hanya bikin satu sekolah saja," ujarnya.

Selain berbagai fasilitas itu, Risma juga memastikan akan menyiapkan transportasi para siswa untuk pulang pergi ke sekolah tersebut.

Baca juga: Fakta di Balik Cerita Risma Angkat Anak Asuh

Harapannya, mereka tidak dibebani masalah transportasi sehingga mereka nyaman dan bisa fokus hanya untuk sekolah mempersiapkan masa depannya.

"Jadi, ini muaranya hanya untuk kesejahteraan warga Surabaya," kata Risma.



Close Ads X