Kompas.com - 16/01/2019, 18:33 WIB

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan saat ini masih melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap mantan Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan yang terbukti menggunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Bahkan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkaranain Adinegara pun akan menyelidiki  sumber narkoba serta jaringan yang menyuplai narkoba untuk AKBP Agus.

Dikatakan Zulkarnain, AKBP Agus diduga bukan kali pertama menggunakan narkoba sehingga saat pemeriksaan urine secara mendadak dinyatakan positif.

"Kalau jadi pecandu, kami akan rehab (AKBP Agus)," kata Zulkarnain, Rabu (16/1/2019).

Baca juga: Kapolda Sumsel: Urine Kapolres Empat Lawang Positif Sabu dan Ekstasi

Zulkarnain menjelaskan, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumsel juga mencari siapa saja rekan dari AKBP Agus yang sering memakai narkoba secara bersama-sama.

"Sungguh pun kami belum tahu dan membuktikan, si oknum polisi memakai (narkoba) dimana dengan siapa. Semua sedang dikembangkan, apakah dirinya memiliki jaringan. Konsekuensi tindak tegas. Bukan hanya masyarakat, tapi oknum juga saya tindak tegas," jelasnya.

Jenderal bintang dua ini pun mengimbau agar seluruh jajarannya yang lain tidak menggunakan narkoba. Sehingga, kasus dari AKBP Agus pun dijadikan contoh.

"Kalau tidak terbukti dikenakan tindakan disiplin minimal dicopot dari jabatan.Kalau kami bisa membuktikan (barang bukti), lain lagi ceritanya bisa ke pidana narkoba. Semua orang sama di mata hukum," kata dia.

Kompas TV Bahaya narkoba memang tak pandang bulu. Kapolres Empat Lawang di Sumatera Selatan, AKBP Agus Setiawan akhirnya dicopot dari jabatannya Jabatan Kapolres Empat Lawang kini akan segera berpindah tangan kepada AKBP Eko Yudi.<br /> <br /> Keputusan ini diambil Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain, setelah mengetahui hasil tes urine mendadak yang dilakukan di Mapolda Sumatera Selatan. AKBP Agus positif mengandung zat aktif narkoba sabu dan ekstasi. AKBP Agus pun memberikan keterangan berbelit dan tak jelas saat dimintai penjelasan oleh Kapolda. Tes urine mendadak ini dilakukan bagi seluruh pejabat utama di jajarannya, termasuk para kapolres di 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.