5 Fakta Kasus Pemotongan Uang Insentif Pegawai BPPKAD Gresik, Plt Kepala BPPKAD Tersangka hingga Uang Ratusan Juta di Brankas

Kompas.com - 16/01/2019, 18:00 WIB
Sekretaris BPPKAD Pemkab Gresik, Muktar (tengah), saat dibawa tim menuju Kejari Gresik usai penggeledahan. KOMPAS.com / HAMZAHSekretaris BPPKAD Pemkab Gresik, Muktar (tengah), saat dibawa tim menuju Kejari Gresik usai penggeledahan.

KOMPAS.com - Tim penyidik Kejaksaan Negeri ( Kejari) Gresik menemukan uang Rp 537 juta saat operasi tangkap tangan di ruangan sekretaris kantor Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkab Gresik, Senin (14/1/2019) sore.

Uang tersebut diduga uang hasil potongan dari jasa insentif bagi para pegawai di lingkup BPPKAD. Selain uang ratusan juta, petugas Kejari juga mengamankan 12 pegawai untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Tim Kejari Gresik gerebek kantor BPPKAD 

Petugas dari Kejari Gresik membawa serta 12 pegawai BPPKAD Pemkab Gresik, untuk dimintai keterangan.KOMPAS.com / HAMZAH Petugas dari Kejari Gresik membawa serta 12 pegawai BPPKAD Pemkab Gresik, untuk dimintai keterangan.

Sebanyak 12 orang pegawai tertangkap basah sedang berkumpul dan menyerahkan uang hasil potongan jasa insentif pegawai. 

Menurut tim penyidiki Kejari Gresik, uang tersebut lalu disimpan di brankas di ruangan sekretaris BPPKAD.

Total yang ditemukan petugas sebesar Rp 537 juta. Diduga uang tersebut akan kemudian disetor kepada oknum.

"Sekitar jam empat (15.50 WIB) kita masuk ke sana. Pada saat kami melakukan OTT itu, mereka lagi berkumpul menyerahkan uang-uang itu hasil potongan. Kemudian, kita melakukan pengamanan uang-uang itu di brankas yang ada di ruangan sekretaris BPPKAD," kata Kajari Gresik, Pandoe Pramoekartika, Selasa (15/1/2019) malam

Baca Juga: Kronologi OTT yang Dilakukan Kejari di BPPKAD Gresik

2. Berbelit-belit, 12 pegawai diamankan

Pihak Kejaksaan Negeri Gresik saat memamerkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari OTT di BPPKAD Gresik.KOMPAS.com / HAMZAH Pihak Kejaksaan Negeri Gresik saat memamerkan sejumlah barang bukti yang diamankan dari OTT di BPPKAD Gresik.

Saat tim penyidik Kejari Gresik mempertanyakan asal muasal uang Rp 537 juta yang mereka temukan di ruang sekretaris BPPKAD, para pegawai tidak mampu menjelaskan secara gamblang dan terkesan berbelit-belit.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Terlibat Pencurian yang Dilakukan 2 Anaknya, Pria Ini Tewas Dikeroyok Warga

Diduga Terlibat Pencurian yang Dilakukan 2 Anaknya, Pria Ini Tewas Dikeroyok Warga

Regional
Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolres Yalimo, Seorang Polisi Luka Parah

Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolres Yalimo, Seorang Polisi Luka Parah

Regional
Pasangan 'Banteng Terluka' Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Blora 2020

Pasangan "Banteng Terluka" Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Blora 2020

Regional
Pembunuh Penghuni Rusun di Makassar Ditangkap, Motifnya Cemburu

Pembunuh Penghuni Rusun di Makassar Ditangkap, Motifnya Cemburu

Regional
Bertambah 12 Orang, Prajurit TNI Terpapar Corona Jadi 23

Bertambah 12 Orang, Prajurit TNI Terpapar Corona Jadi 23

Regional
Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Dituduh Jadi Pelakor, Wajah Gadis 17 Tahun Ini Nyaris Disilet

Regional
Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Sakit Hati Sering Dimaki, Pria Ini Bunuh Istri Siri, Jasadnya Dibuang ke Semak

Regional
Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Dua Anggota Geng Motor Perusak Madrasah di Tasikmalaya Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemukulan Sopir Ambulans di Minahasa Utara

Regional
Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Regional
Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Regional
Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Regional
Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Regional
Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X