Awal Januari 2019, Demam Berdarah di Sragen Capai 111 Kasus, 2 Meninggal

Kompas.com - 16/01/2019, 08:06 WIB
Ilustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD TOTO SIHONOIlustrasi nyamuk Aedes aegypti dan DBD

SRAGEN, KOMPAS.com - Sejak 1 Januari hingga 14 Januari 2019, telah ditemukan 111 kasus demam berdarah dengue (DBD) dengan dua kasus meninggal, di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menetapkan kejadian luar biasa (KLB) DBD di Sragen. Dia mengatakan, ratusan kasus DBD tersebut ditemukan di 19 kecamatan.

Adapun 19 kecamatan itu antara lain, Kalijambe 5 kasus, Plupuh 1 kasus, Masaran 3 kasus, Kedawung 2 kasus, Gondang 1 kasus, Sambungmacan 3 kasus, Ngrampal 1 kasus, Sragen 2 kasus.

Baca juga: Dinkes Kediri Cek Lokasi Sekitar Rumah Balita yang Meninggal karena DBD

Kemudian, Karangmalang 2 kasus, Sidoharjo 6 kasus, Tanon 6 kasus, Gemolong 11 kasus, Miri 10 kasus, Sumberlawang 15 kasus, Mondokan 21 kasus, Sukodono 3 kasus, Gesi 2 kasus, Tangen 11 kasus, dan Jenar 6 kasus.

"Upaya kami lakukan adalah melakukan penyuluhan di setiap desa dan koordinasi di kecamatan. Saya turun sendiri ke masyarakat memberikan penyuluhan kebersihan lingkungan," kata Yuni, di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (15/1/2019).

Temuan kasus DBD tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2018, ditemukan ada 345 kasus DBD dan kematian sebanyak tiga kasus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yuni menambahkan, upaya lain untuk mencegah meningkatnya kasus DBD tersebut adalah melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui kader-kader yang sudah terbentuk bersama lintas program dan sektoral, serta dipantau dari tim puskesmas.

"Paradigma fogging itu paling utama sebenarnya tidak. Paling utama itu adalah kebersihan. Kebersihan lingkungan, rumah, PSN-nya dijalankan. Jangan sampai hal seperti diabaikan jadi sampai terus di-fogging itu aman," ujar dia.

Baca juga: Dua Warga Meninggal akibat DBD, Pemkab Jombang Galakkan PSN

Disamping itu, lanjut Yuni, Pemkab Sragen telah membentuk posko siaga demam berdarah yang dimulai pada 14 Januari 2019.

Pihaknya juga akan segera mengirimkan surat edaran tentang pemberantasan sarang nyamuk serentak kepada masyarakat.

"Surat edaran ini akan segara kita buat dan distribusikan agar menjadi pemahaman kepada masyarakat," terang dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X