Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Laut Riau

Kompas.com - 16/01/2019, 06:34 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Perairan Laut Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (15/1/2019).

" Identitas belum diketahui. Jenis kelamin laki-laki. Saat ini jenazah dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti," sebut Kapolres Meranti AKBP Laode Proyek, kepada wartawan, Selasa.

Baca juga: Satu Lagi Jenazah yang Ditemukan di Selat Malaka Teridentifikasi, Korban Adalah Operator Kasino di Malaysia

Dia mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, belum diketahui apa penyebab kematian korban.

"Sementara kita selidiki dan menunggu hasil autopsi dari rumah sakit," ucap dia.

Korban, lanjut dia, pertama kali ditemukan dua orang saksi, Samuri dan Danir. Mereka mendapat informasi dari nelayan yang sedang melaut.

Kedua saksi menemukan jenazah mengapung, yang masih mengenakan pakaian yang diduga seragam kerja.

Baca juga: Terungkap, 11 Mayat yang Ditemukan di Selat Malaka Korban Kapal Tenggelam

"Saksi kemudian meminta warga untuk membantu evakuasi jenazah ke Pelabuhan Tanjung Pisang. Setelah itu, warga melapor ke Polairud Pos Sandar Badul dan Polsek Merbau," kata Laode.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 20.00 WIB, dan petugas kemudian membawa jenazah menggunakan speedboat ke Pelabuhan Dorak, yang selanjutnya dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Aksi Babinsa Gendong Nenek dan Penderita Stroke untuk Mengambil BLT

Regional
Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Dentuman di Kawah Gunung Ijen, Ada Gelombang Mirip Tsunami Setinggi 3 Meter, Satu Penambang Tewas

Regional
Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Longsor di Tol Ungaran, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Nasional

Regional
Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Ternak Warga Banyak yang Hilang Misterius, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Update Corona di Kepri, Jumlah Pasien yang Sembuh 102 Orang

Regional
Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Bayi Berusia 6 Hari Positif Terjangkit Virus Corona di NTB

Regional
Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Mobilnya Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Dicopot dan Ditahan

Regional
Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Hari Terakhir PSBB, Penambahan 1 Kasus Covid-19 di Kota Malang

Regional
Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Lelah Periksa Swab Ratusan PDP di Jatim, Tim Mobil PCR Minta Libur

Regional
Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Detik-detik Keluarga Pasien Corona yang Kabur Adang dan Peluk Polisi hingga Ketakutan Tertular Saat Penjemputan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

[POPULER NUSANTARA] Soal Mobil PCR dan Kemarahan Risma | Video Pria Bugil Lari di Depan Hotel

Regional
Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Fakta Dua Anggota KKB Papua Reaktif Rapid Test dan Ditangkap Usai Jalani Isolasi

Regional
Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Fakta 3 Tahanan di Luwu Timur Kabur dari Rutan, Bengkokkan Terali, Satu Orang Ditembak

Regional
Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X