Polisi Lamongan Tembak Jambret yang Baru Keluar Penjara

Kompas.com - 16/01/2019, 06:22 WIB
Kedua pelaku penjambretan saat dihadirkan dalam rilis di Mapolres Lamongan, Selasa (15/1/2019). KOMPAS.com / HAMZAHKedua pelaku penjambretan saat dihadirkan dalam rilis di Mapolres Lamongan, Selasa (15/1/2019).

LAMONGAN, KOMPAS.com – Jajaran Satreskrim Polres Lamongan mengamankan dua pelaku penjambretan yang terjadi, Minggu (30/12/2018) lalu, di jalan depan gang Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Pelaku yakni Dedi Irawan (30), warga Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Gresik, dan Mohammad Budi (37), warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik, terpaksa dilumpuhkan petugas di bagian kaki karena melawan.

Data yang dihimpun dari kepolisian, Dedi merupakan eks napi Lapas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terkait kasus pencurian uang Rp 38 juta dari brankas milik Kimia Farma.

Baca juga: Jambret Dompet Seorang Ibu, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga di Gang Buntu

Dedi dan rekannya kali ini diamankan karena menjambret dompet milik NKH (21), warga Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Lamongan.

“Kemarin itu Dedi yang bertindak sebagai joki, sementara Budi yang berperan mengambil dompet milik korban. Sebelum melancarkan aksi, mereka sempat membuntuti korban hingga radius 50 meter,” ujar Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Kasat Reskrim AKP Waktu Norman Hidayat, Selasa (15/1/2019).

Dalam dompet korban yang dijambret berisi ponsel merek OPPO A39 serta uang tunai senilai Rp 80.000. Total kerugian diperkirakan Rp 2,75 juta.

“Terpaksa dilumpuhkan tepat pada kaki mereka, lantaran coba melawan petugas usai diberi tembakan peringatan lebih dulu,” ucap dia.

Baca juga: Bukannya Sekolah, Anak SMP di Bandung Malah Nekat Jadi Jambret di Siang Bolong

Atas perbuatan yang dilakukan, kedua tersangka dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke 4e KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama tujuh tahun penjara.

Selain ponsel korban, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha N Max yang digunakan oleh kedua pelaku dalam melancarkan aksinya sebagai barang bukti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

Regional
Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Regional
Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Regional
Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Regional
328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Regional
Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Regional
Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Regional
Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Bawa Celurit supaya Dianggap Keren oleh Pacar, Pemuda Ini Gugup Saat Ditangkap Polisi

Regional
328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

328 Santri di Banyumas Terjangkit Covid-19, 20 Sudah Sembuh

Regional
Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Banyak Petahana Maju Pilkada, Bawaslu Jabar Fokus Awasi Netralitas ASN

Regional
Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Calon Bupati Adakan Lomba Pantun, Kampanye Sempat Dipenuhi Warga

Regional
Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Bocah 10 Tahun Disiksa Ayah lalu Dibuang, Kapolres Pelalawan: Daripada Dia Mati, Saya Rawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X