Mantan Montir Ini Curi Motor Hanya dengan Korek Api

Kompas.com - 15/01/2019, 23:14 WIB
Pelaku AS dan DP tengah mempraktikan aksinya mencuri motor dengan kotek api di Mapolsek Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/1/2018). KOMPAS.com/AGIEPERMADIPelaku AS dan DP tengah mempraktikan aksinya mencuri motor dengan kotek api di Mapolsek Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi Kota Bandung meringkus pencuri kendaran bermotor (curanmor) yang berbekal korek api.

Tersangka berinisial AS (35), warga Gegerkalong. Dia adalah residivis kasus pencurian motor yang bebas tahun 2014 lalu. Pria ini mampu menggasak motor dalam dua menit hanya dengan korek api.

Motor yang menjadi sasaran AS adalah motor yang terparkir tanpa terkunci stang. Dalam aksinya, AS dibantu temannya, DP (27), yang berperan mengamati situasi saat AS beraksi.

Dalam keadaan sepi, AS mengotak-atik kendaraan dengan merogoh kabel soket kontak motor. Kabel tersebut kemudian dibakar dengan korek api dan kemudian menyambungnya kembali hingga akhirnya berhasil menyalakan kendaraan targetnya tersebut.

"Modus pelaku dengan cara membakar kabel kontak, motor. Hanya dengan dua menit, pelaku dapat membawa lari motor curiannya," kata Kapolsek Sukasari Kompol Sukmawijaya di Mapolsek, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: Polisi Ini Dipecat karena Suka Mangkir Tugas dan Mencuri Sapi Warga

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mantan montir ini telah mencuri sebanyak 10 kali di wilayah Bandung. Terakhir, kedua pelaku ini beraksi mencuri motor di Jalan Gegerkalong Hilir, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, pada 3 Januari 2019. Hingga akhirnya AS dan DP diringkus petugas di kawasan Gegerkalong.

"Karena berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap, petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak betis kiri tersangka," katanya.

Menurutnya, kendaran hasil curian ini dijual pelaku dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 3 juta per unit ke Karawang dan Subang.

Dari keduanya, petugas mengamankan sepuluh motor jenis matik yang dicuri pelaku, serta satu korek api yang digunakan pelaku dalam aksinya.

Sementara itu, AS mengaku belajar mencuri motor dengan korek api saat dirinya menjadi montir di bengkel sepeda motor.

"Belajar saat jadi montir di bengkel," kata Agung seraya menambahkan bahwa dirinya mengaku terpaksa mencuri motor karena desakan ekonomi.

Baca juga: Mencuri di Akademi Kebidanan, Pria Pengangguran Ini Terancam 12 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, Agung dan Dedi dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Aplikasi Fight Covid-19 Babel Raih Penghargaan dari Kemenpan RB

Regional
Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Regional
Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Ratusan Rumah di Kabupaten Tasikmalaya Terendam Banjir

Regional
Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Ditegur Tak Pakai Helm, Ibu Ini Marahi Polisi di Tengah Jalan, Ini Ceritanya

Regional
Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Dalam Hitungan Menit Setelah Berikan Kode OTP, Ratusan Juta Tabungan Nasabah Bank Raib

Regional
Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Sumbangkan Warisan Naskah Kuno Diduga Berusia 200 Tahun, Ini Harapan Rasiti

Regional
KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

KPK Tangkap Menteri Edhy, Pukat UGM Sebut Penangkapan Level Tinggi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

[POPULER NUSANTARA] Siswi SMP Diperkosa 10 Pria, 2 Pelaku Tokoh Masyarakat | Mobil Avanza Dibarter Bunga Keladi

Regional
Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Waspada DBD di Riau, Tercatat 33 Orang Meninggal Dunia

Regional
Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Regional
Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Diduga Bawa Kabur Rp 134 Juta, Bandar Arisan Online Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga  Kekerasan Fisik dan Psikis

Cerita Para Perempuan Terdampak Covid-19, Alami Stress hingga Kekerasan Fisik dan Psikis

Regional
Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Cerita Ayah Angkat Bocah 8 Tahun yang Konsumsi Susu Campur Narkoba sejak Bayi: Dia Pusing Jika Tak Mencuri

Regional
Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Cerita Warga Malang Kehilangan Ratusan Juta, Modus Pulsa Gratis hingga Diminta Sebut OTP

Regional
Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Cerita Ibu Laporkan Anaknya Sendiri, Emas yang Dipersiapkan Untuk Kuliah Dicuri, Dipakai Foya-foya Bersama Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X