Kompas.com - 15/01/2019, 16:45 WIB
Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Didik Hayamansyah saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan terhadap AKBP AG salah satu Kapolres yang diduga menggunakan narkoba, Selasa (15/1/2019). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Didik Hayamansyah saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan terhadap AKBP AG salah satu Kapolres yang diduga menggunakan narkoba, Selasa (15/1/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Selatan saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap AKBP AG yang diduga positif menggunakan narkoba saat dilakukan tes urin.

Kepala Bidang (Kabid) Propam Polda Sumsel  Kombes Pol Didik Hayamansyah mengatakan, hasil pemeriksaan urin, AKBP AG memang positif menggunakan narkoba.

Meski demikian, barang bukti narkoba yang diduga dikonsumsi oleh salah satu kapolres di Sumsel itu sampai saat ini tidak ditemukan.

"Untuk Kapolres Empat Lawang mungkin sudah disampaikan Kapolda. Ini masalah internal terkait kegiatan rutin pemeriksaaan tes urine bagi anggota yang tugas bidang operasional,bukan hanya Kapolres, tapi seluruh anggota.Ketika pemeriksaan urinenya positif, tapi barang bukti tidak ada," kata Didik saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: Kapolres Terbukti Positif Narkoba, Ini Tanggapan Kapolda Sumsel

Dengan tidak adanya barang bukti, AKB AG masih tetap dikenakan sanksi atas prilakunya tersebut karena diduga ada penyalahgunaan narkoba.

"Tidak ada barang bukti, paling disiplin (sanksi) saja. Amfetamin (hasil tes urin) masih diperiksa dulu. Pemeriksaan ini untuk semua anggota dan kegiatan rutin tiga bulan sekali," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Pejabat Utama (PJU) di lingkup jajaran Polda Sumatera Selatan dikabarkan positif menggunakan narkoba, setelah dilakukan pemeriksaan urine.

PJU tersebut diketahui berpangkat Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) inisial AG yang menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara ketika dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, saat ini AKBP AG masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Propam.

"Iya karena dicek, tes urine mendadak, biasa kan kami sering begitu. Dia (AKBP AG) positif menggunakan amfetamin, berarti kaalau katanya labfor bahan narkoba sabu," kata Zulkarnain saat dikonfirmasi, Senin (14/1/2019).

Zulkarnain melanjutkan, meskipun positif narkoba mereka akan melakukan penyelidikan lebih mendalam soal penyalahgunaan tersebut.

Sebab, diungkapkan jenderal bintang dua ini, zat kimia amfetamin tak hanya bersumber dari narkoba. Namun, penyebabnya pun bisa dipicu dari penggunaan obat batuk.

"Tapi kan kesehatannya orang yang menggunakan bobat batuk juga bisa terkena amfetamin, kalau untuk menggunakan sabu atau tidak, polisi menggunakan praduga tidak bersalah, pakai sama siapa kapan di mana, jenisnya apa. Misalnya obat batu, dibuktikan  mana obat batuknya dimana, itulah dalam proses penyelidikan harus fair," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X