Cuaca Buruk, Pencarian 3 Santri Hanyut di Sungai Ponorogo Dihentikan

Kompas.com - 15/01/2019, 16:28 WIB
EVAKUASI --Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Huda, santri yang tewas tenggelam di Sungai Tempuran, Kota Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin ( 14/1/2019) malam. KOMPAS.com/SETYO BUDIONO EVAKUASI --Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Huda, santri yang tewas tenggelam di Sungai Tempuran, Kota Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin ( 14/1/2019) malam.

PONOROGO, KOMPAS.com — Pencarian tiga santri Pondok Pesantren Darul Muna Ponorogo yang hanyut di Sungai Tempuran, Kota Ponorogo dihentikan menyusul cuaca yang memburuk. Pencarian tiga santri MTS itu dilanjutkan besok bersama tim SAR gabungan.

"Untuk sementara pencarian kami hentikan karena cuaca buruk dan kondisi sudah gelap. Namun kami tetap menggelar rapat evaluasi untuk besok pagi ditindaklanjuti," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Setyo Budiono kepada Kompas.com, Senin ( 14/1/2019) malam.

Menurut Budi pencarian dihentikan terhitung sejak pukul 17.30 WIB. Selain kondisi sudah gelap, hujan terus mengguyur Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: Hanyut, Balita Ditemukan Tewas di Kali Krukut

Budi mengatakan setelah mendapatkan laporan empat santri tenggelam, tim SAR gabungan sudah menyisir di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil penyisiran, tim menemukan satu jasad santri bernama Huda dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara tiga santri lainnya belum ditemukan posisi jasadnya hingga Senin petang. Pencarian ketiga santri akan dilanjutkan besok sekitar pukul delapan pagi.

Titik pencarian, kata Budi, dilakukan disekitar lokasi dan daerah aliran sungai. Pencarian disekitar lokasi lantaran tempat tenggelam tiga santri berada di kedalaman air hingga tujuh meter.

Baca juga: Kapal Tongkang Pengangkut Pasir Diduga Hanyut Menuju Pantura

Tak hanya itu, lokasi tenggelamnya empat santri berada dipusaran pertemuan arus sungai Paju dan Jenes. Dengan demikian, dimungkinkan tiga santri yang belum ditemukan jasadnya berada dasar sungai.

"Tadi jasad yang ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Jasad santri atas nama Huda ditemukan didasar sungai," tandas Budi.

Diberitakan sebelumnya, empat santri tenggelam saat mandi di Sungai Tempuran, Kelurahan Brotonegaran, Kota Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (14/1/2019) sore. Satu orang di antaranya ditemukan tewas.

Baca juga: 4 Santri Tenggelam di Sungai Tempuran Ponorogo, 1 Tewas dan 3 Masih Dicari

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Setyo Budiono yang dikonfirmasi Kompas.com, Senin (14/1/2019), menyatakan satu santri ditemukan tewas bernama Huda.

"Jasad Huda siswa MTS kelas dua ditemukan setelah dilakukan pencarian. Sementara tiga rekannya, Bambang Irawan siswa kelas tiga; Huda, siswa kelas dua dan; M Ansori, siswa kelas satu masih dalam pencarian," kata Budi. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X