Bupati Samosir: Kabar Kapal Karam di Danau Toba Hoaks

Kompas.com - 15/01/2019, 16:22 WIB
Hoaks pesan yang mengabarkan adanya kapal jurusan tiga ras Simanindo yang tenggelam di periaran Danau Toba. Twitter: Danau Toba TourismHoaks pesan yang mengabarkan adanya kapal jurusan tiga ras Simanindo yang tenggelam di periaran Danau Toba.

SAMOSIR, KOMPAS.com - Bupati Samosir, Sumatera Utara, Rapidin Simbolon geram terhadap pihak yang telah menyebarkan informasi hoaks terkait tenggelamnya sebuah kapal di Danau Toba yang beredar luas di media sosial.

"Iya, kalau boleh ditangkap dan diproses (penyebar hoaks) sesuai hukum yang berlaku," kata Rapidin, Selasa (15/1/2019).

Menurut dia, video rekaman kapal tenggelam di perairan Danau Toba sama sekali tidak benar. Dia mensinyalisasi, dari berita hoaks tersebut, semakin jelas kelihatan ada oknum-oknum tertentu yang tidak senang apabila kawasan Danau Toba tumbuh menjadi objek wisata yang diminati wisatawan.

Selain hoaks kapal tenggelam, kata Rapidin, mereka yang tidak senang Danau Toba berkembang juga menyebarkan harga makanan dari sebuah warung yang dianggap mereka mahal. Padahal itu hanya satu dari ribuan warung di sekitar Danau Toba.


"Bisa berita ini dengan tiba-tiba langsung viral, karena mereka langsung menyebarkan ke mana-mana," tukasnya kesal.

Baca juga: Danau Toba Bukan Hanya Sigale-gale...

Dia melihat, upaya-upaya negatif tersebut tampak hanya untuk mendiskreditkan Kabupaten Samosir dan Danau Toba.

"Setiap niat jahat adalah tidak dikehendaki Tuhan Yang Maha Kuasa," katanya.

Sebelumnya, Kepala Polres Samosir AKBP Agus Darojat melalui video rekaman pendek berlatar Danau Toba juga menegaskan bahwa video berdurasi 3 menit 23 detik yang menggambarkan tenggelamnya kapal di Danau Toba adalah hoaks.

"Informasi yang beredar di masyarakat melalui media WhatsApp dan media-media sosial lainnya bahwa tenggelamnya kapal di Danau Toba adalah hoaks," tegas Agus, Selasa (15/1/2019).

Agus pun mengimbau masyarakat agar jangan sembarangan menyebarkan berita hoaks karena itu sangat meresahkan.

Baca juga: Serius Kembangkan Desa Wisata Tomok di Danau Toba, Pelindo I Raih Penghargaan

Hal serupa ditegaskan oleh Direkrur Pemasaran Badan Otorita Danau Toba, Basar Simanjuntak. Basar menegaskan, berita kapal tenggelam di Danau Toba adalah hoaks.

" Hoaks itu," kata Basar singkat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X