Kompas.com - 15/01/2019, 15:52 WIB

CIREBON, KOMPAS.com – Jajaran Subdit Penegakan Hukum Direktorat Kepolisian Perairan Dan Udara (Dit Polairud) Polda Jawa Barat berhasil mengamankan sebanyak 9.575 benur atau baby lobster dari dua orang pengepul R (32) dan AS (22) di Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Senin (14/1/2019).

Dirpolairud Polda Jabar Kombes Pol Widi Handoko menyampaikan, benur yang diamankan berjenis pasir dan mutiara yang sudah dibungkus rapi dalam plastik. Masing-masing plastik berjumlah 200 ekor.

Dua pelaku berencana menyelundupkan benur ke pengepul besar yang berada di sejumlah daerah.

“Kedua orang ini diamankan, didapat barang bukti berupa 9.575 bibit, 9.458 jenis pasir dan 117 jenis mutiara. Penyelidikan ini kurang lebih satu minggu di lokasi. Rencananya pelaku akan membawa dan menjual beli ke pengepul besar, dan hasil penyelidikan lebih lanjut ada yang dijual ke Jakarta dan ke Jambi,” kata Handoko saat gelar perkara, Selasa (15/1/2019).

Baca juga: TNI AL Dumai Gagalkan Penyelundupan 10.000 Ekor Baby Lobster ke Singapura

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dua pengepul ini membeli benur dari nelayan senilai Rp 15.000 kemudian dijual ke tangan pengepul besar sekitar Rp 20.000.

Sementara, Handoko mengestimasi kerugian negara sekitar hampir Rp 2,4 miliar. Benur pasir harganya Rp 250.000 per ekor dan benur mutiara Rp 300.000 per ekor.

Selain benur, Subdit Gakkum juga mengamankan 1 buah mobil bernomor polisi B 1089 KRX, dan sejumlah alat komunikasi.

Kedua pengepul ini terancam pasal 88 UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda maksimal Rp 1,5 miliar.

Handoko bersama Jajaran Ditpolairud Polda Jabar menyerahkan barang bukti benur kepada tim Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) untuk segera dilepasliarkan ke habitatnya.

Handoko menyebut, penangkapan kasus penyelundupan baby lobster ini yang pertama di tahun 2019.

Sepanjang 2018, ada sebanyak 7 perkara illegal fishing khususnya penyelundupan baby lobster yang masing-masing jumlahnya tidak sedikit. Salah satu wilayah yang rawan di Jawa Barat yakni perairan pantai selatan, yang merupakan habitat baby lobster.

Kompas TV Sapa Indonesia pagi akhir pecan mengajak Anda untuk mengolah kuliner Indonesia ala Ritus.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.