Bawa Ganja 3 Karung, 4 WNA asal Papua Niugini Diamankan Polisi

Kompas.com - 15/01/2019, 11:40 WIB
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal KOMPAS.com/Jhon Roy PurbaKabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal

TIMIKA, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua berhasil mengamankan 4 warga negara asing ( WNA) asal Papua New Guinea (PNG) karena membawa ganja dalam jumlah banyak ke wilayah Indonesia.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Selasa (15/1/2019) mengatakan, penangkapan 4 WNA ini dipimpin AKBP M. Darodjat, pada Senin (14/1/2019) sekitar pukul 22.30 WIT.

Awalnya Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua mendapatkan informasi dari warga bahwa ada WNA asal PNG yang datang membawa narkotika jenis ganja ke wilayah Indonesia.

Tim kemudian mendalami informasi tersebut dan sudah mengantongi ciri-ciri orang yang dimaksud.

Selanjutnya, tim melihat pelaku atas nama Kolis Epokie (22) dan Sewiya Teki (26) memasuki salah satu warung makan di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

"Tim langsung melakukan penangkapan serta penggeledahan, dan didapati bungkusan plastik bening ukuran sedang dalam karung yang disimpan di dalam tas jinjing warna hitam," kata Kamal.

Baca juga: 5 Fakta Kasus Pijat Ilegal oleh WNA, Pelanggan dari Kalangan Artis hingga Untung Rp 1 Miliar Per Hari

Dari keterangan pelaku didapatkan bahwa ada dua rekannya berada di salah satu hotel di Entrop.

Kemudian, tim bergerak menuju hotel dan mengamankan dua pelaku atas nama Sedrik (19) dan Andrew (22).

Saat dilakukan penggeledahan, di dalam kamar hotel didapati 3 karung ukuran sedang berisikan ganja yang disimpan di dalam lemari.

Dari para pelaku berhasil diamankan barang bukti 41 bungkus plastik ukuran sedang berisikan ganja dan 3 karung ukuran sedang berisikan ganja.

Sedangkan pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu pasal 111 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman denda paling sedikit Rp 800 juta, dan paling banyak Rp 8 miliar atau hukuman penjara paling sedikit 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

"Kemudian keempat tersangka dan barang bukti diamankan ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kamal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X