AIMAN: Anak Hilang dan Organ Lenyap

Kompas.com - 15/01/2019, 05:39 WIB
Pembunuhan. ThinkstockPembunuhan.

Jika dibunuh di tempat yang sama, pasti akan terdapat petunjuk yang bisa digunakan penegak hukum untuk mendalami kasus ini.

Faktanya tidak ada satupun petunjuk. Sehingga polisi menyimpulkan, eksekusi pembunuhan korban dilakukan di tempat yang berbeda. Inilah mengapa, korban sempat hilang 36 jam, sebelum jenazahnya ditemukan. 

Kejanggalan ketiga adalah organ tubuh yang hilang adalah organ tubuh yang sangat mahal bahkan bisa miliaran rupiah di jual di pasar gelap.

"Bisa miliaran untuk satu organ, hati misalnya," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait, yang diwawancara Program AIMAN, yang tayang setiap pukul 8 malam di KompasTV. 

Kesamaan pada Kasus Pencurian Organ Tubuh Anak

Meski demikian, kesimpulan apakah korban "dimangsa" sindikat perdagangan organ tubuh atau tidak, masih menunggu keputusan hasil penyelidikan Polisi. Jika jawabannya iya, maka ini adalah kejadian pertama yang berhasil diungkap polisi sepanjang sejarah.

Kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di Kampar, Riau, pada Maret 2016. Korban bernama Angelika berusia 11 Tahun. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Arist Sirait sempat datang menemui keluarga Angelika Boru Pardede dan melakukan pengamatan di Jasad anak ini dari hasil forensik. Arist mengungkapkan, kejanggalan Angelika dan Nujurmudin, sama!  Hasil penyelidikan polisi terhadap kasus Angelika belum tuntas hingga nyaris 3 tahun berlalu.

Meski baru 2 pekan hilang, Angelika ditemukan tinggal kerangka.

"Seluruh organ vitalnya lenyap tak berhasil ditemukan. Ada pula kesamaan dengan kejadian yang belum lama ini dibongkar atas perdagangan organ tubuh anak di Nepal yang akan dijual ke India. Sayatannya sama persis dengan yang terjadi pada Nujurmudin!" kata Arist.

Bukan soal berapa jumlah korban, tetapi sampai kapan kejadian serupa akan terus berulang.

Penyelidikan harus tuntas dilakukan.

Saya Aiman Witjaksono...

Salam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.