Satu Gadis Model Foto Korban Prostitusi "Online" Merasa Ditipu Mucikari

Kompas.com - 14/01/2019, 23:31 WIB
Ilustrasi prostitusi online.THINKSTOCK Ilustrasi prostitusi online.

MADIUN, KOMPAS.com - Gadis model foto yang dijual pada prostitusi online di Madiun merasa ditipu mucikari. Pasalnya, saat direkrut, gadis model foto berinisial VT tidak akan dipekerjakan sebagai pekerja seks.

Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani yang dikonfirmasi wartawan, Senin (14/1/2019) menyatakan, satu gadis model merasa tertipu setelah dibawa ke hotel oleh mucikari.

"Korban berinisial VT menemui mucikari karena katanya mau dicarikan pekerjaan. Tetapi kok ternyata dibawa ke hotel," kata Ida.

Korban berinisial VT mengaku kaget lantaran dirinya dibawa ke hotel. Korban mengaku baru tahu akan dijual setelah polisi menangkap mucikarinya.

Baca juga: Dua Mucikari Gadis Model Foto di Madiun Jadi Tersangka

Terhadap fakta itu, kata Ida, polisi tidak menjerat pidana tiga gadis model foto. Polisi sementara menetapkan dua mucikarinya berinisial CC (22) dan AR (25) sebagai tersangka.

"Kapasitas ketiga gadis sebagai saksi saja," ungkap Ida.

Diberitakan sebelumnya, hasil penyidikan aparat Satreskrim Polres Madiun Kota menyebutkan tiga gadis model foto yang jadi korban prostitusi online masing-masing dijual Rp 1 juta kepada pria hidung belang.

"Dari uang pembayaran Rp 1 juta, gadis yang menjadi korban prostitusi online hanya mendapatkan bagian Rp 500.000," kata Kasubag Humas Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani kepada wartawan, Senin ( 14/1/2019) siang.

Baca juga: 3 Gadis Model Foto di Madiun Dijual Rp 1 Juta Per Orang



Close Ads X