7 Kambing Milik Warga di Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar

Kompas.com - 14/01/2019, 16:41 WIB
Ilustrasi kambingHamsterhead Ilustrasi kambing

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Serangan hewan liar pemangsa ternak kembali terjadi di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta.

Kali ini serangan hewan buas itu menyerang Kecamatan Girisubo dan menyebabkan sejumlah ternak mati dalam sepekan terakhir.

"Serangan beberapa hari terakhir menyebabkan 7 ekor kambing mati, dan 3 ekor luka-luka," kata Kapolsek Girisubo AKP Mursidiyanto saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/1/2019).

Meskipun belum ada yang melihat secara pasti wujud dari hewan liar tersebut, namun warga sekitar meyakini bahwa biang keladi dari peristiwa ini adalah serangan anjing liar.


Hewan tersebut tidak memakan seluruh tubuh kambing, tetapi hanya beberapa bagiannya saja.

"Diduga memang serangan dilakukan oleh anjing peliharaan warga yang sebelumnya digunakan untuk menjaga ladang dari serangan kera. Tetapi karena tidak terurus kemudian anjing-anjing itu menjadi liar," ucapnya.

Baca juga: Belasan Hewan Ternak Mati Kehabisan Darah

Mursidiyanto menambahkan, untuk mengantisipasi serangan hewan liar itu, Bhabinkamtibmas dan masyarakat melakukan ronda malam.

"Kami melakukan ronda bersama masyarakat untuk mengantisipasi serangan," ujarnya.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Suseno Budi Sulistyanto mengatakan, pihaknya belum memperoleh informasi adanya serangan hewan di Desa Jepitu. Namun demikian, pihaknya akan berkoordinasi dengan UPK Puskeswan terdekat.

Menurut dia, sampai saat ini belum diketahui pasti jenis hewan itu. Untuk mengantisipasi serangan hewan liar, DInas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mengeluarkan surat edaran kepada warga untuk mengamankan ternaknya.

"Untuk jenisnya sampai saat ini kami belum mengetahui. Tahun lalu kami sudah mengirimkan surat edaran terkait pengamanan hewan ternak," katanya.

Selain itu, warga diharapkan membawa ternaknya ke rumah, dan tidak ditinggal di ladang. Atau memperkuat pagar kandang.

"Paling aman itu membawa pulang, karena pengalaman tahun lalu kandang sudah diperkuat, tetapi hewan itu bisa masuk dengan membuat lubang di tanah," ucapnya.

Baca juga: Cerita Warga Menabung Hewan Ternak dan Emas untuk Persiapan Musim Kemarau

Dinas Peternakan juga menggandeng beberapa akademisi untuk mengatisipasi serangan hewan liar. Namun hingga saat ini belum diketahui motif serangan itu.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Begini Cara Petugas Memadamkan Kebakaran Lahan Gambut di Pekanbaru

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Berprofesi sebagai Pedagang Garam di Padang

Regional
Begal Masuk Kampus Unand, 'Kalau Kau Teriak, Mati Kau'

Begal Masuk Kampus Unand, "Kalau Kau Teriak, Mati Kau"

Regional
PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

PPP Pasrahkan soal Jatah Menteri ke Presiden Jokowi

Regional
Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Material Longsor Disingkirkan, Akses Jalan di Agam Bisa Dilewati

Regional
Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Saat Diplomat Afganistan Belajar Penyelesaian Konflik dari Maluku...

Regional
Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Close Ads X