Mahasiswi Yogyakarta Dikira TKI, Ditahan Petugas hingga Terlantar di Kupang

Kompas.com - 14/01/2019, 15:05 WIB
Petugas pengamanan Bandara El Tari Kupang, menggelar sweeping terhadap sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke area bandara itu, Minggu (24/12/2017) KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BEREPetugas pengamanan Bandara El Tari Kupang, menggelar sweeping terhadap sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke area bandara itu, Minggu (24/12/2017)

 

Selfina ditahan, kantor Disnakertrans NTT didemo

Berita penahanan Selfina yang sudah menyebar membuat sejumlah warga Alor melakukan demonstrasi di depan kantor Disnakertrans NTT pada Senin (14/1/2019). 

Sekitar 100 pemuda yang menggelar aksi menamakan dirinya Aliansi Peduli Kemanusiaan untuk Selvi.

Mereka tidak terima pada perlakuan petugas Satgas yang dianggap mengedepankan rasisme ketika menahan Selfina.

Mereka mengutuk keras oknum satgas yang mencekal dan menginterogasi Selfina. "Apakah karena kami orang Alor kulit hitam dan rambut keriting sehingga dianggap bagian dari TKI?" kata Sokan Teibang, salah seorang orator dalam aksi itu. 

Baca juga: Gubernur NTT Ancam Patahkan Kaki Pelaku Perdagangan Manusia di NTT

Sokan mengatakan, apa yang dilakukan oknum satgas dan Disnakertrans NTT sebagai wujud ketakutan pada Gubernur NTT yang memerangi human trafficking. 

"Kalian ketakutan sehingga memperlakukan kami orang Alor secara tidak adil. Ingat kami orang Alor bukan bagian dari TKI yang ada dalam pikiran Nakertrans NTT. Buat kami, ada upaya untuk mencari muka kepada Gubernur NTT," lanjutnya.

 

Aliansi ini juga mendesak Disnaketrans NTT mengakui bahwa mereka telah salah cekal dan mengakui sudah berbuat semena-mena terhadap Selfina. 

“Kami mendesak Gubernur NTT mencopot Plt Kadis Nakertrans dan membebastugaskan oknum satgas yang terlibat pencekalan ini,” ucap Etus Saldena, koordinator aksi. 

Baca juga: Berkedok Panti Asuhan, Modus Baru Perdagangan Manusia di NTT

Aliansi ini juga menuntut Disnakertrans NTT untuk menghapus stigma buruk tentang orang Alor. Jika tidak mendapatkan tanggapan, aksi ini akan berlanjut ke DPRD NTT hingga ke Gubernur NTT. 

Bantahan Disnakertrans NTT

Ditemui secara terpisah, Plt Kadis Nakertrans NTT Sisilia Sona menegaskan apa yang dilakukan oleh satgas anti human trafficking di Bandara El Tari sudah sesuai prosedur dan ketetapan (protap) yang ada.

“Waktu itu, kami ragukan data dan dokumen dari Selfina, sehingga dicegah keberangkatannya,” kata Sisilia.

Sisilia menegaskan, pihaknya membantah adanya perlakuan kasar petugas ke Selfina. Misal, merobek tiket keberangkatan atau mengeluarkan kata-kata rasis. 

“Tidak ada robek tiket dan keluarkan kata-kata rasis,” ucapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Disuntik Vaksin Covid-19, Bupati Pati: Tidak Sakit Kok, Malah Dokternya yang Keringetan

Regional
Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Tewas Tertimpa Batu Saat Longsor di Kupang, Pasutri Ini Baru 3 Bulan Menikah

Regional
Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Seluruh RS Swasta di Wonogiri Wajib Sediakan Ruang Isolasi Perawatan

Regional
Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Berteduh di Bawah Jembatan Saat Hujan Deras, 2 Pemancing Tewas Terseret Banjir

Regional
Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Tren Covid-19 di Pangandaran Naik, Pemkab Siapkan Bekas SD untuk Rawat Pasien

Regional
Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Hilang Semalaman, Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Sendang

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tim Selam Diterjunkan Cari 5 ABK yang Hilang

Regional
Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Kabar Ada yang Meninggal Setelah Divaksin, Bupati Cilacap: Hoaks, Tidak Ada Itu

Regional
Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Kecelakaan di Alur Pelayaran Barat Surabaya, Tug Boat Mitra Jaya XIX Ditemukan di Perairan Madura

Regional
Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Penambahan Kasus Covid-19 di Banten Pecah Rekor, Kota Serang Jadi Zona Merah

Regional
Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Gubernur Banten Perpanjang PPKM Tangerang Raya hingga 8 Februari 2021

Regional
Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Sempat Tertunda karena Darah Tinggi, Bupati Brebes Divaksin Covid-19 Usai Istirahat 4 Jam

Regional
Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Jajal Mobil Listrik, Emil Dardak: Nyaman, Seperti Mengendarai Mobil Bahan Bakar Fosil

Regional
4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

4 Hari Setelah Disuntik Vaksin, Kadis Kesehatan Mataram Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Viral Foto Ikan Paus Ukuran 7 Meter Terdampar di Perairan Ogan Komering Ilir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X