Kompas.com - 14/01/2019, 13:16 WIB
Pelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat membuka Bisnis Forum Kawasan Ekonom Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe di Aula Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Rabu (14/11/2018). KOMPAS.com/MASRIADIPelaksana tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat membuka Bisnis Forum Kawasan Ekonom Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe di Aula Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Rabu (14/11/2018).

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Aceh memastikan telah membatalkan rencana untuk menyurati Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal mahalnya harga tiket pesawat dari Aceh ke Jakarta. 

Seperti diketahui sebelumnya, warga Aceh ramai-ramai membuat paspor karena harga tiket menuju Jakarta dan sebaliknya akan lebih murah jika melalui Kuala Lumpur, Malaysia. 

Kelapa Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Provinsi Aceh Rahmad Raden menyebutkan bahwa Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah sebelumnya sudah mengintruksikan Dinas Perhubungan Provinsi Aceh untuk menyampaikan surat tersebut. 

Baca juga: 5 Fakta di Balik Mahalnya Tiket Pesawat Rute Aceh-Jakarta, Plt Gubernur Surati Presiden hingga Pembuatan Paspor Melonjak

“Sudah saya cek ke Dinas Perhubungan dan Biro Umum Pemerintah Provinsi Aceh. Surat itu belum dibuat, dan sepertinya tidak jadi dibuat lagi,” sebut Rahmad, Senin (14/1/2019). 

Alasannya, sambung Rahmad, karena harga tiket pesawat dari dan ke Jakarta telah turun 50 persen berdasarkan hasil kesepakatan asosiasi maskapai penerbangan Indonesia kemarin Minggu (13/1/2019) di Jakarta.

“Secara harga tiket kan sudah turun,” pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Mahal di Aceh, Gubernur Surati Presiden dan Kemenhub

Sebelumnya, Kompas.com mencoba membandingkan harga tiket pesawat pada Minggu (13/1/2019).

Harga tiket penerbangan dari Banda Aceh menggunakan maskapai Air Asia pukul 11.10 WIB via Kuala Lumpur dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, pukul 19.30 WIB hanya Rp 716.800.

Sementara dengan penerbangan di jam yang sama menggunakan maskapai Lion Air, dari Banda Aceh pukul 06.00 WIB via Bandara Kuala Namu Medan, dan seterusnya menggunakan maskapai Batik Air, lalu tiba di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pukul 12.20 WIB harganya mencapai Rp 3.012.800. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.