Pascaserangan Ular Piton, Warga Temukan Seekor Lagi

Kompas.com - 13/01/2019, 17:09 WIB
Pascaserangan ular, warga Desa Sidorejo, Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta, kembali menemukan ular berukuran besar lainnya KOMPAS.com/MARKUS YUWONOPascaserangan ular, warga Desa Sidorejo, Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta, kembali menemukan ular berukuran besar lainnya


YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Pascaserangan ular di Padukuhan Trengguno Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta Kamis (10/1/2019) dini hari, warga desa Sidorejo kembali menemukan seekor ular piton besar. Ular kembali ditangkap saat melintas di jalan, tepatnya di Dusun Trengguno Elor, Minggu (13/1/2019) dini hari.

Kedua ular yang ditemukan dijadikan dalam satu kandang di rumah salah warga. Menurut Marsaid, warga Dusun Trengguno Elor, penangkapan itu berawal saat Gunawan, salah seorang warga, melintas di perbatasan Dusun Bolodukuh dan Dusun Gunungkrambil, Kecamatan Ponjong.

"Saat itu dia (Gunawan) melihat seekor ular menyeberang. Lalu, dia memanggil warga dan ular ditangkap," katanya saat ditemui di Dusun Trengguno Elor, Minggu (13/1/2019).

Baca juga: 5 Fakta di Balik Serangan Ular Piton di Gunungkidul, Korban Masih Trauma hingga Warga Sisir Sarang Ular

Saat ditangkap, ular tidak menyerang. Ular yang ditangkap panjangnya sekitar 3 meter lebih. Dengan penangkapan ini, sudah ada 2 ular yang tertangkap di Desa Sidorejo.

"Setelah ditangkap, semoga tidak ada serangan ular ke ternak atau pun warga lagi," ucapnya.

Kedua ekor ular yang ditangkap Kamis dan Minggu diletakkan di salah satu rumah warga Trengguno Elor, Ari. Ia masih menunggu kesepakatan warga terkait ular tersebut.

"Kalau ada yang mau beli, silakan," ucapnya.

Bhabinkamtibmas Desa Sidorejo Brigadir Sugeng Widodo menilai, keluarnya ular berukuran besar di desa Sidorejo diduga karena minimnya makanan ular di habitat aslinya sehingga masuk ke pemukiman warga.

Di Desa Sidorejo sendiri terdapat perbukitan dengan ceruk dimungkinkan menjadi habitat ular.

"Diduga karena makanan mereka di habitatnya sudah berkurang. Jadi keluar ke perkampungan dan mencari makan," ucapnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Regional
Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X