Tim Pemburu Preman Polres Jakbar Gagalkan Tawuran di Permata Buana

Kompas.com - 13/01/2019, 14:24 WIB
Ilustrasi tawuran KompasIlustrasi tawuran

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan tawuran yang akan berlangsung di Perumahan Permata Buana, Jakarta Barat, Minggu (13/1/2019).

Berdasarkan akun Instagram @polres_jakbar, disebutkan terlihat 50 sepeda motor yang bergerombol di daerah tersebut.

"Kami melihat segerombolan 50 motor, dan langsung kami bubarkan," kata Ipda Tamim dalam keterangannya pada akun instagram tersebut.

Rencana akan adanya tawuran di daerah tersebut diketahui setelah adanya laporan dari warga sekitar.

Selain membubarkan tawuran, tim pemburu preman Polres Jakarta Barat juga menangkap lima orang remaja yang berinisial BF (15), MAM (17), MR (16), AF (15), dan MD (12).

Baca juga: Tujuh Pemuda Ditangkap Polsek Kebon Jeruk saat Tawuran

Kelima remaja tersebut kedapatan mengendarai empat sepeda motor dengan membawa lima bilah senjata tajam berjenis celurit dan samurai.

Tidak disebutkan apa yang menjadi pemicu dari tawuran tersebut.

Dalam postingan tersebut terlihat kelima remaja tersebut di hukum oleh polisi dengan melakukan hormat bendera di bawah sinar matahari.

"Selanjutnya, kami serahkan kelima pelaku yang masih remaja tersebut ke Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Ipda Tamim.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Lima pelaku tawuran di Perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat diamankan Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat, Minggu (13/01/19) pagi. . Kelima pelaku yang diamankan diketahui masih remaja yakni masing-masing berinisial BF (15), MAM (17), MR (16), AF (15), dan MD (12). . Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Ipda Tamim bersama enam anggota personilnya mendapatkan laporan dari masyarakat akan adanya tawuran di Perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat. . Mendapati laporan yang diterima, kemudian tim melaksanakan patroli daerah sekitaran kantor BPN Jakarta Barat. . "Kita melihat segerombolan 50 motor, dan langsung kita bubarkan. Dari informasi, mereka (pelaku) akan tawuran dengan kampung sekitar," Ujar Ipda Tamim. . Kemudian tim berhasil mengamankan 5 orang remaja bersama barang bukti berupa 4 unit sepeda motor, 5 bilah senjata tajam (clurit 4 buah dan samurai 1 buah) . "Selanjutnya kita serahkan kelima pelaku yang masih remaja tersebut ke Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut," Katanya#humaspoldametrojaya #divisihumaspolri #tmcpoldametrojaya #satreskrim_jakartabarat #teampemburupreman #dkiinfo #jktinfo #tmcpoldametrojaya @hengki.haryadi #tawuran

A post shared by Polres Jakarta Barat (@polres_jakbar) on Jan 12, 2019 at 9:25pm PST

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kronologi Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala, Mulai Hilang hingga Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Ini Tujuan Dekranasda Jatim Gelar Lomba Desain Produk dan 3D Printing

Regional
Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X