Rektor Baru: ITS Surabaya Jadi Kampus Riset dan Inovasi Kelas Dunia pada 2025

Kompas.com - 13/01/2019, 12:32 WIB
Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, rektor baru ITS SurabayaDokumentasi ITS Surabaya Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, rektor baru ITS Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Prof Mochamad Ashari terpilih menjadi Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya periode 2019-2024. Pada 2025 dia menarget ITS menjadi kampus riset dan inovasi kelas dunia.

Target tersebut kata Ashari, sesuai yang tercatat daoam rencana induk pengembangan yang disusun Majelis Wali Amanat (MWA) ITS.

"Pada 2025 itu, ITS ditargetkan menjadi World Class Research and Innovative University. Saya berkewajiban mencari cara agar target itu tercapai," katanya, Minggu (13/1/2019).

Untuk mencapai target tersebut kata mantan rektor Universitas Telkom ini, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, antara lain tentang alumni.


"Alumni harus dapat mengisi sumber daya di Indonesia, termasuk di industri, pimpinan di lembaga, di kementerian dan sebagainya," terang Ashari.

Baca juga: Mantan Rektor Universitas Telkom Pimpin ITS Surabaya

Kualitas mahasiswa juga akan diperhatikan, kurikulum akan disesuaikan dengan tantangan zaman yang millenial, dan sesuai dengan tantangan baru era revolusi Industri 4.0.

Dia juga ingin ITS memperkuat kajian di bidang pertambangan.

"ITS ingin punya sumberdaya yang kompeten di bidang pertambangan. Ada jurusan teknik geofisika dan teknik geomatika yang dapat memberikan sumbangsih teknologi dan inovasi di bidang ini," kata doktor jebolan Curtin University Australia ini.

Hal mendesak yang harus dikerjakan di ITS kata dia adalah memperbarui seluruh laboratorium yang ada, karena menurutnya sebagian besar laboratorium dibangun sekitar tahun 80-an.

"Laboratorium adalah ujung tombak kampus riset dan inovasi seperti ITS. Karena itu ini akan menjadi prioritas kami nantinya," jelas Ashari.

Baca juga: Dosen ITS Ini Siap Bantu Jokowi Tutup Semburan Lumpur Lapindo

Terakhir kata dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ITS diminta memperbanyak Science Techno Park. "ITS ditarget memiliki 100 Science Techno Park. Lima tahun kedepan semoga bisa terwujud," ucapnya.

Prof Mochamad Ashari terpilih dalam musyawarah mufakat dalam rapat pleno Majelis Wali Amanat ITS, Jumat (11/1/2019) lalu.

Rapat pleno menutup serangkaian prosesi pemilihan rektor ITS yang digelar sejak November 2018 lalu. Saat itu ada 15 nama yang mendaftar sebagai calon rektor ITS, dari kalangan guru besar dan doktor. 


Terkini Lainnya

Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Pembajakan Truk Tangki Pertamina oleh Sopir Korban PHK yang Berujung Pidana..

Megapolitan
Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Keberatan Pengacara Terdakwa Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi atas Dakwaan Jaksa

Megapolitan
BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

Nasional
Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X