Mantan Rektor Universitas Telkom Pimpin ITS Surabaya

Kompas.com - 13/01/2019, 09:56 WIB
Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, rektor baru ITS SurabayaDokumentasi ITS Surabaya Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, rektor baru ITS Surabaya

SURABAYA, KOMPAS.com - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya memiliki rektor baru yang menjabat pada periode 2019-2024. Dia adalah Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Rektor di Universitas Telkom pada tahun  2013-2018.

Nama Mochamad Ashari disepakati dan diumumkan dalam rapat pleno Majelis Wali Amanat ITS, Jumat (11/1/2019) lalu.

Ketua Majelis Wali Amanat ITS, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, dikonfirmasi, membenarkan jika Mochamad Ashari disepakati dalam rapat pleno Jumat lalu.

"Mochamad Ashari terpilih secara mufakat," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, Minggu (13/1/2019).

Baca juga: Dari 15 Nama, Tinggal 5 Nama Kandidat Rektor ITS Surabaya

Dia mengapresiasi cara pemilihan rektor ITS tersebut karena tanpa menggunakan metode voting. "Musyawarah untuk mufakat seharusnya memang harus dikedepankan. Jika deadlock, baru dilakukan voting. Musyawarah mufakat sesuai Pancasila sila keempat," jelasnya.

Nama Mochamad Ashari, kata dia, selalu berada di peringkat atas dari proses penjaringan lima nama bakal calon, hingga mengerucut menjadi tiga nama calon. "Ini artinya, majelis wali amanat menampung aspirasi semua pihak dalam pemilihan rektor ITS yang baru," jelasnya.

Di proses awal pemilihan rektor, tercatat ada 15 nama bakal calon yang mendaftar sebagai rektor untuk menggantikan Prof Joni Hermana, pada November 2018 lalu.

Ke-15 bakal calon rektor itu berasal dari 7 fakultas yang ada di ITS, yakni Fakultas Ilmu Alam, Fakultas Matematika, Komputasi, dan Sains Data, Fakultas Teknik Sipil, Lingkungan, dan Kebumian, Fakultas Arsitektur, Desain, dan Perencanaan, Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknologi Elektro, dan Fakultas Teknologi Kelautan. (K15-11)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Regional
Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Regional
Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Regional
Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Regional
Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Regional
Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Regional
Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Regional
Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Regional
Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Regional
Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Regional
Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Regional
Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Regional
Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Regional
Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Regional
Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Regional

Close Ads X