Ibu dan 2 Anak Ditemukan Tewas di Bengkulu

Kompas.com - 13/01/2019, 05:45 WIB
Pembunuhan.Thinkstock Pembunuhan.

BENGKULU, KOMPAS.com - Warga Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu dihebohkan dengan temuan 1 orang ibu dan dua anaknya tewas mengenaskan di dalam rumah, Sabtu (14/1/2019).

Korban bernama Hasnatul Laili (35), dan dua anaknya Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10). Ketiganya ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sekitar pukul 17.15 wib oleh sejumlah warga. Diduga ibu dan dua anaknya itu menjadi korban pembunuhan.

"Ditemukan sore sekitar jam 17.00 wib sore karena keluarganya sempat menelepon tetapi tidak diangkat dan dari pagi sampe sore rumahnya tidak seperti biasa rumahnya tidak dibuka bahkan anaknya pun tidak nampak pergi sekolah," kata Endang (34) tetangga korban.

Awalnya, kerabat korban menghubungi via ponsel namun tidak direspons. Lalu keluarga mendatangi rumah korban. Seluruh rumah terkunci namun ada kejanggalan pintu belakang dikunci dari luar.


Pihak keluarga membuka pintu dan ditemukanlah ketiga korban dalam keadaan mengenaskan.

Korban bersama dua anaknya ditemukan tak bernyawa dalam sebuah kamar dengan sejumlah luka lebam. Temuan ini kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian.

"Saya kira dia pergi karena sekira jam setengah enam pagi seseorang menggunakan jilbab membawa mobil dengan kencangnya keluar halaman tanpa dipanaskan dulu, ternyata bukan dia," bebernya.

Mobil tersebut merupakan mobil milik korban jenis Suzuki APV warna gold, mobil tersebut diduga dibawa oleh pelaku usai menjalankan aksinya. Sementara barang - barang dari dalam rumah sendiri diketahui tidak ada yang hilang, saat ini kasus tersebut ditangani jajaran polres Rejang Lebong.


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X