Beritakan Pembalakan Liar, Wartawan Dikeroyok Belasan Orang

Kompas.com - 13/01/2019, 05:13 WIB
Tri Aditya saat berada di rumah sakit swasta Jalan Seram Pematangsiantar, Sabtu (12/1/2019).KOMPAS.com/Tigor Munthe Tri Aditya saat berada di rumah sakit swasta Jalan Seram Pematangsiantar, Sabtu (12/1/2019).

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Diduga terkait pemberitaan, seorang wartawan media online yang sehari-hari bertugas di Pematangsiantar Sumatera Utara dikeroyok sejumlah orang yang belum dikenal, Sabtu (12/1/2019).

Akibat pengeroyokan yang terjadi di depan sebuah kafe di Jalan Kartini, Pematangsiantar itu, korban Tri Aditya (23), mengalami luka di kepala, wajah dan kaki. Dia akhirnya dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Jalan Seram Pematangsiantar.

Dari pengakuan Tri, kejadian bermula saat dia dikontak melalui telepon seluler oleh seseorang dan meminta bertemu di depan kafe di mana kejadian berlangsung.

Mengira akan ada upaya klarifikasi terkait berita yang dia beritakan mengenai dugaan illegal logging, Tri tak merasa curiga.

"Saat menunggu di lokasi untuk bertemu dengan orang yang mengontak tadi, mendadak belasan orang menghampiri dan mengeroyokku," katanya.

Para pelaku, menurut Tri, datang mengendarai dua mobil. Selain menggunakan kaki dan tangan, ada pelaku memakai benda tajam yang kemudian mengenai bagian belakang kepalanya.

"Saat mengeroyok begitu, salah seorang pelaku sempat berteriak mengaku tak senang dengan pemberitaannya mengenai pembalakan liar," tutur Tri.

Selain menganiaya, para pelaku juga merampas dan membawa serta satu unit telepon seluler miliknya. Tri sendiri sudah melaporkan pengeroyokan yang dia alami ke Polres Pematangsiantar.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Demak Ompusunggu mengaku pihaknya sudah menerima laporan korban.

Sejauh ini kata dia, petugas masih melakukan proses penyelidikan terkait kasus tersebut. "Kita masih menyelidiki," katanya singkat, Sabtu malam.

Ditanya apakah pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku yang melakukan pengeroyokan, Demak menyebut belum bisa disampaikan karena korban sendiri tidak mengenal pelaku saat kejadian.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X