Promosikan KA Galunggung, PT KAI Gandeng Komunitas Sepeda Lipat Gowes Keliling Tasik

Kompas.com - 12/01/2019, 13:41 WIB
Komunitas sepeda lipat asal Bandung memakai fasilitas KA Galunggung untuk touring sepeda berkeliling Tasikmalaya, Sabtu (12/1/2019).KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHA Komunitas sepeda lipat asal Bandung memakai fasilitas KA Galunggung untuk touring sepeda berkeliling Tasikmalaya, Sabtu (12/1/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) mempromosikan kereta api baru Galunggung relasi Kiaracondong-Tasikmalaya, degan cara yang berbeda sebelumnya.

Kali ini, perusahaan kereta api merangkul para komunitas sepeda lipat untuk berkeliling di Kota Tasikmalaya menjajal wisata kuliner.

"Jadi bagi para pencinta sepeda di Bandung atau di Tasikmalaya bisa melakukan aktivitas gowes di luar kota dengan membawa sepeda ke kereta," jelas Direktur Keuangan PT KAI Didiek Hartantyo, saat memimpin acara bersepeda di Stasiun Tasikmalaya, Sabtu (12/1/2019).

Baca juga: Komunitas Sepeda Lipat Meriahkan Sepeda Nusantara di Bantaeng

Rombongan komunitas sepeda lipat asal Bandung tersebut, berangkat dari Stasiun Kiaracondong dengan membawa sepeda lipatnya.


"Pulangnya nanti naik kereta Galunggung lagi bawa sepedanya. Jadi, bisa bawa sepeda ke kereta, tapi jenis sepeda lipat kalau lebih praktis," ujar Didiek.

Kegiatan bertajuk Rail Bike with Galunggung Train tersebut diikuti ratusan pesepeda.

Kegiatan dengan tema Relax, Fun, and Healthy ini berlangsung pada Sabtu sampai dengan Minggu, 12-13 Januari 2019.

Terdapat total 100 peserta yang berasal dari berbagai komunitas di antaranya Sepeda Lipat Bandung (Sel-B), Brompjon, Cepot Lipet Bandung, Brokokok, Hijabikestory, dan Seliisme. Kegiatan ini juga diikuti oleh para pegawai KAI yang hobi bersepeda.

Baca juga: Tiket Gratis KA Galunggung Habis Dipesan hingga Tahun Baru

Rute kegiatan ini dimulai dari Stasiun Tasikmalaya menuju jembatan ikonik KAI yakni, Jembatan Cirahong yang terletak di perbatasan Tasikmalaya-Ciamis.

Kemudian perjalanan gowes dilanjutkan menuju Taman Wisata Karang Resik, Tasikmalaya untuk menikmati suasana matahari tenggelam.

Pada malam harinya, digelar diskusi dengan topik "Pesepeda Bekereta" yang tujuannya untuk mendapatkan masukan dari para pelanggan KAI yang kerap naik kereta untuk melakukan bersepeda.

"Hari keduanya, peserta diajak gowes berkeliling Tasikmalaya sebelum kegiatan berakhir di Stasiun Tasikmalaya kembali sekaligus pulang lagi ke Bandung pakai kereta Galunggung," tambahnya.

Dengan kehadiran KA Galunggung, masyarakat dapat menikmati berbagai keindahan lokasi wisata yang ada di Tasikmalaya dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini pula KAI mensosialisasikan terkait aturan membawa sepeda ke dalam KA.

“Aturan tersebut menetapkan bahwa bagasi yang dapat langsung dibawa ke dalam KA tanpa dikenakan bea tambahan adalah di antaranya sepeda lipat atau sepeda biasa yang dikemas sedemikian rupa dalam keadaan komponen-komponennya tidak dirakit menjadi sepeda utuh,” pungkasnya.

KA Galunggung merupakan KA baru yang diluncurkan KAI pada 26 Desember 2018 dengan rute Stasiun Kiaracondong-Stasiun Tasikmalaya.

KA yang memiliki kapasitas 636 tempat duduk ini memiliki jadwal keberangkatan dari Stasiun Kiaracondong pada pukul 06.05 WIB dan tiba di Stasiun Tasikmalaya pukul 09.27 WIB, serta keberangkatan dari Stasiun Tasikmalaya pukul 10.35 WIB, dan tiba di Stasiun Kiaracondong pada pukul 14.11 WIB.

Hingga saat ini, naik KA Galunggung masih berlaku promo alias gratis usejak diluncurkan beberapa pekan lalu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Regional
Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Regional
Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Regional
Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Regional
Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Regional
Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Regional
Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Regional
Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Regional
Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Regional
Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Regional
Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Regional
Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Regional
Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Regional
Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Regional
Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Regional

Close Ads X