Cerita Risma soal Anak Tak Mampu di Surabaya Peraih Beasiswa Pilot dan Pramugari

Kompas.com - 12/01/2019, 10:20 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bercerita tentang anak-anak asal Surabaya, Jawa Timur, yang berhasil menerima beasiswa pilot, pramugari, dan teknisi Garuda Indonesia yang diberikan oleh Pemkot Surabaya.

Risma mengatakan bahwa anak-anak dari kalangan tidak mampu ini memiliki bakat dan prestasi yang bagus dan serta kerap mendapatkan pujian.

"Mereka itu anak-anak yang tidak mampu, makanya mereka harus 'perang' untuk mendapatkan beasiswa. Mereka itu bagus-bagus. Bahkan kemarin yang mendapatkan beasiswa pramugari, awalnya kita hanya diminta 10 orang, tapi karena bagus-bagus, mereka meminta tambah lagi," ujar Risma saat menerima kunjungan direksi dan jajaran pimpinan PT Merpati Maintenance Facility di rumah dinas Wali Kota di Jalan Sedap Malam, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Wisnu Wardhana Pernah Dicopot Partai karena Terlibat Pemakzulan Wali Kota Risma

Kepada setiap anak Surabaya yang mendapatkan beasiswa itu, Risma mengaku selalu berpesan agar menyerahkan gaji pertama dari pekerjaannya itu untuk sedekah dan membantu orangtua, saudara ataupun orang lain yang membutuhkan.

Risma lantas menceritakan ketika dua anak penerima beasiswa pilot yang kini bekerja sebagai pilot Citilink pulang ke Surabaya untuk bertemu dengannya. Mereka, lanjut Risma, langsung mendonasikan dana untuk anak-anak di Kampung Anak Negeri.

"Saya selalu berpesan seperti itu kepada mereka karena mereka sudah menggunakan APBD saat menerima beasiswa dari pemkot. Alhamdulillah mereka memperhatikan itu," ujar dia.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat menerima kunjungan direksi dan jajaran pimpinan PT Merpati Maintenance Facility di rumah dinas wali kota Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (11/1/2019)  KOMPAS.com/GHINAN SALMAN Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat menerima kunjungan direksi dan jajaran pimpinan PT Merpati Maintenance Facility di rumah dinas wali kota Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (11/1/2019)
Risma juga mengatakan, Pemkot Surabaya akan bekerja sama dengan PT Merpati Maintenance untuk memfasilitasi anak-anak kurang mampu di Surabaya untuk menggali potensinya dengan praktik kerja di perusahaan perawatan pesawat tersebut.

Direktur Utama PT Merpati Maintenance Facility Rowin H Mangkoesoebroto datang ke kediaman Risma untuk membahas penempatan beberapa pelajar Surabaya kerja praktik di perusahaannya.

Para pelajar itu, lanjut Rowin, bisa belajar tentang perawatan armada sehingga membuka peluang bagi pelajar Surabaya untuk mengetahui teknis merawat sebuah pesawat.

"Bahkan, apabila memang dipandang perlu oleh Bu Wali untuk mengadakan kunjungan kerja, kami siap menerimanya," kata Rowin.

Menurut Rowin, setiap saat pihaknya terbuka mewadahi siswa-siswa dari SMK maupun akademi teknik perawatan pesawat se-Indonesia. Selama ini, dalam satu waktu, juga ada satu atau dua sekolah yang menempatkan siswa-siswanya di perusahaannya.

"Pada umumnya, mereka kalau menempatkan siswanya sekitar 30-an, sehingga apabila suatu waktu ada dua sekolah yang menempatkan siswanya, maka bisa sekitar 60 siswa yang ditampungnya. Jadi, kalau pun nanti ada pelajar Surabaya yang ingin kerja praktek, nanti sekitar 60 siswa kami siap," kata dia.

Selain itu, ia juga mengaku banyak belajar dari Risma dalam membangun Kota Surabaya. Sebab, dalam waktu singkat dan dengan keterbatasan pendanaan, Risma masih tetap bisa mengembangkan pemerintahan beserta infrastrukturnya.

"Ini merupakan inspirasi bagi kami semua. Mudah-mudahan kami juga bisa membanggakan Surabaya," ujar Rowin.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Gerebek Pesta Sabu di Sebuah Rumah, Polisi Temukan Senjata Api Rakitan

Regional
Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Ahli Waris Korban Kebakaran Pabrik Korek Api Berhak Terima Santunan 48 Kali Gaji

Regional
Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Cabuli Bocah, Seorang Kakek 70 Tahun Diamankan Polisi

Regional
Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Ulat Bulu Menyerang akibat Tambang, Aparat Bakar Belasan Ponton Timah Apung

Regional
Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Aparat Gabungan Ungkap Kasus Penyelundupan 7 Satwa Dilindungi ke Malaysia, 3 Diantaranya Orangutan

Regional
Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Puluhan Gubuk Dibakar, Warga Dua Desa di Bima Bentrok dan 4 Orang Terluka

Regional
Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Speedboat Tenggelam di Perairan Tanjung Kasam, 5 Penumpang Selamat

Regional
Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Kisah Nasib Kehilangan Dhijah Saat Pabrik Korek Api Terbakar...

Regional
Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Kuasa Hukum Artis VA: Vonis Hakim Belum Penuhi Rasa Keadilan

Regional
Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Catut Nama Tommy Soeharto, Pria Ini Tipu Pengusaha Rp 213 Juta

Regional
Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Terbengkalai, Begini Kondisi Situs Suci Kerajaan Singosari di Tol Pandaan-Malang

Regional
Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Penemuan Bata Kuno di Pakis Mojokerto, Diduga Kawasan Keraton Majapahit

Regional
Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Terjerat Korupsi, Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat Ditahan

Regional
Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Hukuman Habis di Masa Tahanan, Artis VA Diyakini Segera Bebas

Regional
Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Jelang Putusan MK, Polisi dan TNI Imbau Warga Jateng Tak ke Jakarta

Regional

Close Ads X