Pemuda Asal Jakarta Ditemukan Tewas Dianiaya di Lereng Merbabu

Kompas.com - 12/01/2019, 09:57 WIB
Pembunuhan.Thinkstock Pembunuhan.

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang pemuda asal Jalan Condet Raya, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, ditemukan tewas di sebuah pekarangan Dusun Batur Wulung, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (11/1/2019).

Pemuda bernama Abdul Rahman (25) itu diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang. Aparat Polres Magelang telah menangkap para pelaku dan saat ini masih dalam penyidikan.

"Para pelaku sudah kami tangkap, kurang dari 3 jam setelah kami menerima laporan adanya penemuan jasad korban," jelas Kepala Polres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho, Jumat malam.

Yudianto menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh warga di sebuah pekarangan di kawasan lereng Gunung Merbabu, dalam kondisi tertelungkup.


Menerima laporan warga, anggotanya yang dipimpin oleh Kepala Satuan Reskrim AKP Bayu Puji Hariyanto langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan.

"Selanjutnya didapatkan identitas dari mayat tersebut bernama Abdul Rahman, warga RT 03, RW 03, Jalan Condet Raya Gang Usin, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur," papar Yudianto.

Baca juga: Ratusan Sarang Tawon Vespa Dimusnahkan setelah 7 Orang Tewas Disengat

Ketika diperiksa polisi, terdapat luka bekas penganiayaan pada wajah korban. Dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, disimpulkan bahwa korban meninggal akibat penganiayaan.

"Kami berhasil melakukan penangkapan sebanyak 7 pelaku penganiayaan yang selanjutnya mereka akan menjalani proses hukum," imbuh Yudianto.

Adapun para pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni Suratman (49), Romlan (40), Purwanto (37), Tisan Ardiyana (24), dan Wahyu Subekti (24) warga Dusun Gondang Legi, Desa Ngasem, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Tersangka lain adalah Natanael Abdi Putra (21) warga Dusun Nuren, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, dan Sulis Adi Kusworo (27) warga Kampung Paten Jurang, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

"Dari hasil interogasi awal, penganiayaan dilakukan para tersangka karena dipicu dugaan penggelapan sepeda motor milik tersangka Wahyu Subekti oleh korban," lanjutnya.

Baca juga: Tukang Ojek di Ambon Kritis akibat Dianiaya Sekelompok Pemuda

Polisi mengamankan barang bukti satu unit kendaraan bermotor roda empat jenis Daihatsu Grand Max warna hitam Nopol DD-1076-DB yang diduga digunakan sebagai sarana transportasi ketika melakukan penganiayaan.

Atas perbuatannya itu pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) KUHPidana tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X