Polisi Masih Selidiki Penyebab Kandasnya Kapal Fery di Pulau Pasir Nagekeo

Kompas.com - 11/01/2019, 21:05 WIB
Foto : Kapal Very Sangke Palangga kandas di pulau Pasir, kabupaten Nagekeo, Jumat (12/1/2018). Kompas.com, Nansianus Taris Foto : Kapal Very Sangke Palangga kandas di pulau Pasir, kabupaten Nagekeo, Jumat (12/1/2018).

MAUMERE, KOMPAS.com - Kapal Fery Sangke Palangga kandas di Pulau Pasir, Kabupaten Nagekeo, Jumat (11/1/2018), pukul 03.00 Wita. Pihak Kepolisian masih menyelelidiki penyebab kandasnya kapal tersebut.

"Penyebab kecelakaan sampai saat ini dalam proses penyelidikan pihak terkait dengan terlebih dahulu mengutamakan proses evakuasi penumpang," kata Kapolsek Asesa, Kabupaten Nagekeo, AKP Ahmad, Jumat malam.

Dia mengatakan, saat kejadian, tidak ditemukan atau tidak ada laporan korban jiwa, baik penumpang maupun kru kapal.


Baca juga: Tabrak Karang, Kapal Fery KM Sangke Kandas

Pihak Syahbandar bersama pihak Polsek Aesesa, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Bencana, pihak Pos AL dan KP3L Marapokot bekerja sama mengevakuasi penumpang, dan dilanjutkan dengan mengevakuasi kapal menunggu keadaan air laut Pasang.

Dugaan penyebab kandas

AKP Ahmad mengatakan, kandasnya Kapal Fery Sangke Palangga diperkirakan terjadi karena miskomunikasi antara nahkoda kapal, mualim kapal dan kru ABK kapal, sehingga terjadi kecelakaan tersebut.

Selain itu, nahkoda diduga lalai atau tidak mengenal dan hafal rute perairan yang biasa dilalui kapal, menjelang masuk Pelabuhan Marapokot yang banyak batu karang.

Kemudian, alat pendeteksi atau radar kapal mengalami gangguan sehingga tidak dapat menunjukkan posisi dan situasi perairan yang akan dilalui kapal.

Langkah kepolisian

AKP Ahmad mengatakan, dalam penanganan kapal dan penumpang, pihak Syahbandar Marapokot bekerja sama dengan Danposal Marapokot dan KP3L Marapokot, menggunakan KLM Hidayatulah melalui Pelabuhan Marapokot, mengevakuasi seluruh penumpang kapal yang berjumlah 83 orang.

Baca juga: Kapal Kandas di Pulau Pari, Terumbu Karang 1,000 Meter Persegi Rusak

Pihak Polsek Asesa mengecek dan membantu proses evakuasi penumpang menggunakan kapal patroli polisi.

"Sampai saat ini, tim gabungan masih melakukan upaya evakuasi kapal keluar dari takak karang. Sementara, para penumpang sudah berhasil dievakuasi," terang dia.


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X