Akun Facebook Sekda Dibajak, Anggota DPRD hingga Kepala Desa Dimintai Uang Rp 3 Juta

Kompas.com - 11/01/2019, 20:40 WIB
Ilustrasi Facebook mobileFB Ilustrasi Facebook mobile

LAMONGAN, KOMPAS.com - Akun Facebook Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan, Yuhronur Efendi, dibajak oleh orang tak dikenal. Pelaku meminta sejumlah uang ke teman-temannya dengan besaran hingga Rp 3 juta.

Yuhronur mengaku baru sadar bahwa akun medsos miliknya diretas setelah banyak temannya yang berusaha mengonfirmasi tentang pesan yang dikirimkan dari akunnya.

"Account messenger (yang dibajak). Saya baru tahu kemarin, tiba-tiba ada banyak teman yang konfirmasi ke saya," ujar Yuhronur, Jumat (11/1/2019).

Dia lantas menjelaskan, beberapa teman, seperti kepala desa, anggota DPRD, hingga beberapa pejabat di lingkup Pemkab Lamongan, sempat dihubungi oleh pelaku melalui akun medsos miliknya.


"Satu orang yang sudah jadi korban yang menuruti permintaan itu dengan mentransfer uang. Sementara yang lain tidak sampai mentransfer uang karena langsung telepon saya untuk konfirmasi," ucap dia.

"Tahu itu, saya langsung cek akun messenger dan saya bilang minta maaf jika akun sudah dibajak orang," lanjutnya.

Sejumlah rekannya lalu bercerita tentang cara pelaku menghubungi melalui messenger.

"Modusnya sama, teman yang dihubungi itu mengatakan seolah rekening saya trouble. Kemudian minta tolong supaya mengirim ke rekening seseorang dengan besaran Rp 3 juta," kata dia.

Untuk mencegah jatuhnya korban selanjutnya, Yuhronur lantas mengumumkan pembajakan akun medsos miliknya oleh orang tak dikenal serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.


Terkini Lainnya

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

Nasional
Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional

Close Ads X