Wagub Jabar Sebut Galian C Ilegal di Jabar Harus Ditertibkan

Kompas.com - 11/01/2019, 18:34 WIB
Salah satu lokasi galian pasir di kawasan bukit Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya yang hampir rata, Senin (3/12/2018)KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHA Salah satu lokasi galian pasir di kawasan bukit Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin) Kota Tasikmalaya yang hampir rata, Senin (3/12/2018)

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubenur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, galian pasir ilegal yang marak di beberapa wilayah Jawa Barat termasuk di Kota Tasikmalaya, harus segera ditertibkan.

Kegiatan eksploitasi bukit oleh oknum pengusaha secara brutal tanpa aturan tersebut perlu perhatian serius dari seluruh unsur pemerintahan.

" Galian C ilegal harus segera ditertibkan, ini kejadiannya bukan hanya di Kota Tasikmalaya saja. Di Bogor dan Bekasi juga sama, banyak masyarakat yang menolak usaha ilegal tersebut," kata Uu, kepada wartawan, di Desa Kiara Jangkung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Wali Kota Tasikmalaya Geram, Perintahkan Satpol PP Hentikan Galian C Ilegal

Uu menyebut, selama ini, pihaknya sudah banyak mendapatkan masukan bahwa galian pasir tanpa izin tersebut ditentang oleh kebanyakan masyarakat. Galian pasir ilegal itu telah merusak alam sekitar dan fungsinya, karena tanpa aturan dan reklamasi bekas galian yang jelas.

Sehingga, pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Jadi, penertiban nanti bukan hanya oleh provinsi saja. Tapi, semua unsur Forkopimda akan bergerak melakukan penertiban secara bersama-sama. Termasuk di dalamnya unsur penegak perda dan aparat hukum," sebut dia.

Upaya penertiban galian pasir ilegal akan diinventarisir dan didata kegiatan galian C yang sudah berizin atau belum.

"Kalau nanti yang sudah berizin, laksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Nah, kalau yang belum berizin diberi waktu selama enam bulan untuk mengurus izin. Kalau tidak mengrus izin, langsung dihentikan," tambah dia.

Sampai sekarang, Uu mengaku, sudah berkoordinasi dengan instansi terkait di provinsi untuk penertiban galian pasir ilegal tersebut. "Dalam waktu dekat kita akan ambil tindakan secara bersama-sama," ujar dia.

Baca juga: Dinas ESDM Jabar Sebut Hanya 2 Perusahaan Galian Pasir Berizin di Kota Tasikmalaya

Diberitakan sebelumnya, di wilayah Kota Tasikmalaya beberapa lokasi penambangan pasir ilegal di wilayah Kecamatan Mangkubumi dan Bungursari Kota Tasikmalaya, masih terlihat bebas beroperasi sampai sekarang.

Seperti di Jalan Mangkubumi-Indihiang (Mangin), terlihat beberapa titik galian C dengan alat berat dan antrean truk pengangkut pasir bebas melakukan aktivitasnya.

Para penambang liar seakan tak pernah jera meski sering dilakukan operasi penertiban oleh Polda Jawa Barat dan Dinas Pertambangan setempat. 


Terkini Lainnya

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional
MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Internasional
Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Regional

Close Ads X