Diterjang Puting Beliung, 35 Rumah di Cilamaya Kulon Karawang Rusak - Kompas.com

Diterjang Puting Beliung, 35 Rumah di Cilamaya Kulon Karawang Rusak

Kompas.com - 11/01/2019, 17:14 WIB
Seorang warga menunjukkn rumh yang rusak akibat diterjang puting beliung di Dusun Kopo Timur, Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jumat (11/1/2019).KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Seorang warga menunjukkn rumh yang rusak akibat diterjang puting beliung di Dusun Kopo Timur, Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jumat (11/1/2019).
KARAWANG, KOMPAS.com-Sebanyak 35 rumah di Dusun Kopo Timur dan Dusun Tegaljaya, Desa Muktijaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang rusak akibat terdampak angin puting beliung, Jumat (11/1/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.
 
"Pas salat Jumat ada angin gede, muter-muter dan suaranya gemuruh," kata Sigih, warga Dudun Kopo Timur, Desa Muktijaya, Kabupaten Karawang.
 
Puting beliung menerjang dua dusun tersebut sekitar 15 menit dan menyebabkan puluhn rumah rusak serta menumbangkan sejumlah pohon. Saat itu hujan belum turun.
 
"Saat itu belum hujan," tambahnya.
 
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Asep Wahyu mengungkapkan, pihaknya masih melakukan assesment.
 
"Di Dusun Kopo Timur yang rusak ada 25 rumah dan di Dusun Tegaljaya ada 10 rumah. Hasil assesment sementara 29 rumah rusak ringan, dan enam rusak berat," kata Asep.
 
Selain menyebabkan kerusakan, seorang warga, Lilik (70), juga mengalami luka ringan.
 
"Saat ini warga tersebut sudah ditangani Puskesmas Pasirukem," katanya.
 
Hingga saat ini, BPBD Karawang masih menghitung jumlah kerugian akibat terjangan puting beliung tersebut.


Terkini Lainnya

Usai Kecelakaan, Pangeran Philip Menyetir Tidak Pakai Sabuk Pengaman

Usai Kecelakaan, Pangeran Philip Menyetir Tidak Pakai Sabuk Pengaman

Internasional
Ini Dia, Daftar Lembaga Beasiswa Belanda dari Dalam dan Luar Negeri

Ini Dia, Daftar Lembaga Beasiswa Belanda dari Dalam dan Luar Negeri

Edukasi
Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Megapolitan
Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Regional
Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Megapolitan
Ingin Segera Akhiri 'Shutdown', Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Ingin Segera Akhiri "Shutdown", Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Internasional
Nah Ini Dia, 8 'Zona Nyaman' Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Nah Ini Dia, 8 "Zona Nyaman" Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Edukasi
Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Regional
Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Megapolitan
Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Regional
Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Edukasi
54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

Edukasi
Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Regional
Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Edukasi
Mengintip Keseruan 'Holland Scholarship Day (HSD) 2019'

Mengintip Keseruan "Holland Scholarship Day (HSD) 2019"

Edukasi

Close Ads X