Curi Uang Honor Dosen, Satpam di Bandung Diringkus Polisi

Kompas.com - 11/01/2019, 16:21 WIB
Ilustrasi perampokan.Shutterstock Ilustrasi perampokan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang satpam di Bandung harus berurusan dengan kepolisian lantaran mencuri uang honor dosen di tempat ia bekerja.

Pelaku berinisial PY (34), warga Kampung Tanjakan Muncang, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, itu bekerja di perguruan tinggi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Al Islam.

Aksi kejahatan tersebut dilakukan PY, Senin (7/1/2019), pukul 23.00 WIB. PY nekat membobol brangkas tempat penyimpanan uang di ruang Administrasi dan Keuangan Poltekkes Al Islam.

Baca juga: Curi AC dan Mesin Cuci di Rumah Dinas Wabup, Satpol PP dan ASN Dibekuk

Pelaku diduga sudah mengetahui tempat penyimpanan kunci hingga tempat di mana uang di simpan.

PY menggasak uang Rp 20 juta yang rencananya akan digunakan untuk honor dosen dan biaya pembuatan seragam.

Aksi PY terbongkar berkat rekaman CCTV di ruang tempat penyimpanan uang tersebut. Pihak Poltekkes kemudian melaporkannya ke Polsek Arcamanik.

"Kami juga mengamankan rekaman kamera CCTV (closed circuit television), dalam rekaman terlihat jelas pelaku pencuriannya," kata Kapolsek Arcamanik Kompol Anang Suhanji, di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/1/2018).

Baca juga: Curi Barang Elektronik di RS Andi Palammai Palopo, Pria Ini Ditangkap Polisi

PY kemudian ditangkap dan petugas mengamankan uang Rp 20 juta yang dicuri tersangka. "Dia ngakunya nyuri karena desakan ekonomi," kata Kapolsek.

Akibat perbuatannya, PY dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan (curat), dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.



Terkini Lainnya

Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Palembang Tewas Diamuk Massa

Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Palembang Tewas Diamuk Massa

Regional
Penuhi Janji 2 Hektar Per KK, Aceh Tengah Ambil Alih Lahan Prabowo

Penuhi Janji 2 Hektar Per KK, Aceh Tengah Ambil Alih Lahan Prabowo

Regional
Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Regional
Kaca Kereta Bandara Minangkabau Ekspres Pecah Dilempar Orang Tidak Dikenal

Kaca Kereta Bandara Minangkabau Ekspres Pecah Dilempar Orang Tidak Dikenal

Regional
Menikah, Pengusaha Bakso Berikan Seserahan Mobil Toyota Fortuner dan Honda Beat

Menikah, Pengusaha Bakso Berikan Seserahan Mobil Toyota Fortuner dan Honda Beat

Regional
Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Ada Masalah di Kantor, Penyerang Sopir Bus di Tol Cipali Dibayangi Ketakutan Dibunuh

Regional
Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Rumah dan Tabungan untuk Umrah Terbakar Habis, Kakek Ini Dapat Bantuan

Regional
Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Meski Banjir Setinggi 5 Meter, Sejumlah Manula Tetap Bertahan di Rumah

Regional
Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Satu Lagi Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 Ditemukan

Regional
SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

SD di Maluku Kirim Surat, Orangtua Diminta Pahami Bakat dan Minat Anak

Regional
Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Sengketa Tanah, Jurigan Durian Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Pensiunan Polisi dan Keluarga

Regional
Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Jembatan Penghubung Lampung-Sumsel Amblas, Evakuasi Truk Butuh 14 Hari

Regional
4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

4 Fakta di Balik Seserahan Xpander Rp 256 Juta, Jadi TKI 10 Tahun hingga Bantah Ingin Pamer

Regional
Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Kondisi Penyerang Sopir Bus Safari di Tol Cipali Kritis dan Dirawat di ICU

Regional
Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Gunung Karangetang Luncurkan Guguran Lava

Regional

Close Ads X