BPJS Kesehatan Menunggak Klaim Pembayaran 18 Rumah Sakit di Karawang

Kompas.com - 11/01/2019, 16:20 WIB
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi. KOMPAS.com/FARIDA FARHAN Kepala Cabang BPJS Kesehatan Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi.
KARAWANG, KOMPAS.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih menunggak pembayaran klaim kepada 18 rumah sakit di Karawang. Hal ini diakui Kepala BPJS Kesehatan Karawang Unting Patri Wicaksono Pribadi.
 
"Kalau itu (tunggakan) hampir merata di 18 rumah sakit di Karawang. Tetapi itu akan dibayar karenakan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," kata Unting, Jumat (11/1/2019).
 
Hanya saja, Unting tidak mau menyebutkan nama-nama rumah sakit dan beberapa total tunggakan ke-18 rumah sakit tersebut. "Saya mesti lihat lagi berapa tunggakannya, saya tidak hafal," katanya.
 
Penyebabnya, kata dia, besaran premi yang masih rendah. "Preminya masih sangat rendah. Tidak sesuai, sehingga bisa ditebak pasti akan menunggak," katanya.
 
 
Selain itu, kata dia, piutang BPJS Kesehatan pada pelayanan mandiri juga cukup besar.
"Piutang tagihan BPJS Kesehatan mencapai Rp 90 miliar dari 94 ribu peserta JKN BPJS mandiri," kqtanya.
 
Apalagi, kata dia, pendataan peserta yang masih semrawut yang menyebabkan BPJS Kesehatan kesulitan untuk menagih.
 
Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Islam Karawang Agus M. Sukandar mengungkapkan, BPJS Kesehatan masih memiliki tunggakan pembayaran yang mencapai Rp 5 miliar. 
 
Tunggakan itu untuk klaim pasien BPJS Kesehatan pada Oktober dan November pada Tahun 2018.
 
 
"Memang masih ada tunggakan yakni sekitar Rp 5 miliar untuk bulan Oktober dan November," kata Agus.
 
Hutang BPJS Kesehatan terhadap rumah sakit juga terjadi di Rumah Sakit Karya Husada. Namun pihak rumah sakit enggan untuk menyebutkan berapa jumlah tunggakan tersebut.
 
"Sepertinya semua rumah sakit sama ya. Mohon maaf  saya jumlahnya tidak  tahu. Karena yang lebih tahu di bagian keuangan," ungkap Humas Rumah Sakit Karya Husada, Yayah.
 
 
 
 


Terkini Lainnya

Mahathir Kecewa dengan Komentar dari Putri Anwar Ibrahim

Mahathir Kecewa dengan Komentar dari Putri Anwar Ibrahim

Internasional
Selama 3 Tahun, 6 Harimau di Bengkulu Mati Jadi Korban Perburuan

Selama 3 Tahun, 6 Harimau di Bengkulu Mati Jadi Korban Perburuan

Regional
JPU Putar Rekaman CCTV Milik RS Bina Estetika di Sidang Ratna Sarumpaet

JPU Putar Rekaman CCTV Milik RS Bina Estetika di Sidang Ratna Sarumpaet

Megapolitan
6 Fakta Kampanye Prabowo di Merauke, dari Pesan Orangtua hingga Beri Baju Safari

6 Fakta Kampanye Prabowo di Merauke, dari Pesan Orangtua hingga Beri Baju Safari

Nasional
Inalum Ajak Petani Sumatera Utara Budidayakan Buah Naga

Inalum Ajak Petani Sumatera Utara Budidayakan Buah Naga

BrandzView
Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan 'Seat Belt'

Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan "Seat Belt"

Regional
BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

Regional
CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Regional
Lagi, Murid 'Bullying' Gurunya Sendiri di Jakarta

Lagi, Murid "Bullying" Gurunya Sendiri di Jakarta

Megapolitan
Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Megapolitan
Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional

Close Ads X