Sosok S dalam Kasus Tewasnya Siswi SMK di Bogor, Mantan Pacar yang Viral hingga Berstatus Saksi - Kompas.com

Sosok S dalam Kasus Tewasnya Siswi SMK di Bogor, Mantan Pacar yang Viral hingga Berstatus Saksi

Kompas.com - 11/01/2019, 06:00 WIB
Sejumlaj alumni dan siswa SMK Baranangsiang, Kota Bogor, menggelar aksi Doa Bersama Untuk Noven, di lokasi penusukan, Kamis (10/1/2019).KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi Bempah Sejumlaj alumni dan siswa SMK Baranangsiang, Kota Bogor, menggelar aksi Doa Bersama Untuk Noven, di lokasi penusukan, Kamis (10/1/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S diamankan polisi di Bandung, Jawa Barat, terkait kasus penusukan  siswi SMK Baranangsiang di Bogor, Andriana Yubelia Noven Cahya Rejeki (18) pada Rabu (9/1/2019).

S diamankan oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Jabar di Bandung, Jawa Barat. Sejak kemarin, sosoknya kerap disebut-sebut sebagai pelaku penusukan di media sosial setelah rekaman CCTV menunjukkan ciri-ciri pria yang diduga melakukan penusukan mirip dengannya.

Baca juga: Ini Permintaan Terakhir Andriana, Siswi SMK yang Tewas Ditusuk di Bogor

Kepala Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Hendri Fiuser menuturkan, pria berinisial S yang diamankan oleh petugas mengaku pernah memiliki hubungan dekat dengan Noven.


"Itu mantan pacar korban," kata Hendri, Kamis (10/1/2019).

Masih saksi

Namun, polisi memastikan bahwa S masih berstatus saksi. Pasalnya, dari pendalaman yang dilakukan polisi, S diyakini bukan pelaku penusukan.

"S sudah diamankan, tetapi bukan dia pelakunya. Kita masih lakukan pendalaman, kemungkinan dia bukan pelakunya," kata Hendri seusai menghadiri rapat koordinasi keamanan dan ketertiban di Gedung Kemuning Gading.

Baca juga: Fakta Pembunuhan Andriana di Bogor, Pelaku Muncul di Medsos hingga Lokasi Pembunuhan Terkenal Rawan

Menurut Hendri, S diduga bukan pelaku pembunuhan setelah polisi melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk mengidentifikasi ciri-ciri fisik terduga pelaku seperti yang terekam dalam kamera CCTV.

Pada saat kejadian, kata Hendri, S juga tidak terlacak berada di Kota Bogor. Hal itu juga didukung keterangan beberapa saksi yang sudah diperiksa.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan, profil S tidak identik dengan pelaku yang terekam di kamera CCTV. Jadi kapasitasnya masih saksi," ujar dia.

Masyarakat bersabar

Polisi, lanjut dia, akan terus mendalami keterangan dari saksi dan barang bukti yang ada untuk menemukan siapa sebenarnya pelaku penusukan Noven.

"Kami mohon masyarakat bersabar, ini masih dalam penyelidikan. Namun, kami berkomitmen untuk mengungkap secepatanya," tutur Hendri sebelumnya. 

Baca juga: Polisi Amankan S, Terduga Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Sementara itu, untuk mengungkap pelaku, tim Polresta Bogor telah mengirimkan barang bukti yang berupa rekaman kamera CCTV ke Mabes Polri.

Hendri juga mengatakan bahwa pihaknya kesulitan mengungkap pelaku pembunuhan karena kualitas video kamera CCTV yang merekam pelaku tidak maksimal. Selain itu, polisi kurang keterangan saksi mata di lapangan.


Terkini Lainnya

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Bujuk PKL Mau Direlokasi, Pengelola Pasar Baru Bekasi Gratiskan Biaya Sewa Kios 6 Bulan

Megapolitan
Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Polisi Sebut Truk Pasir Kelebihan Tonase Pemicu Kecelakaan di Tasikmalaya

Regional
Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Polisi Targetkan Korban Kecelakaan Lalu Lintas dari Kaum Milenial Berkurang hingga 30 Persen

Megapolitan
Ingin Segera Akhiri 'Shutdown', Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Ingin Segera Akhiri "Shutdown", Ini Tawaran Trump kepada Kongres

Internasional
Nah Ini Dia, 8 'Zona Nyaman' Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Nah Ini Dia, 8 "Zona Nyaman" Pendidikan Belanda bagi Pelajar Indonesia

Edukasi
Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Regional
Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Polisi: 55 Persen Korban Kecelakaan adalah Kaum Milenial

Megapolitan
Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Bandara NYIA Kulon Progo Buka Peluang Rute Penerbangan Asia dan Timur Tengah

Regional
Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Beasiswa S1 di 14 Universitas dari Bazma Pertamina

Edukasi
54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

54 Persen Anak Masih Konsumtif dalam Penggunaan Uang

Edukasi
Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Menghidupkan Kembali Tenun Khas Tidore yang Punah Ratusan Tahun Silam

Regional
Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Menteri Jonan dan Cerita Becak UGM yang Memuliakan Penariknya

Edukasi
Mengintip Keseruan 'Holland Scholarship Day (HSD) 2019'

Mengintip Keseruan "Holland Scholarship Day (HSD) 2019"

Edukasi
Membangun Kesempatan Anak untuk 'Sibuk Main'

Membangun Kesempatan Anak untuk "Sibuk Main"

Edukasi
Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi 'Online' Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

Fakta Penangkapan 4 Mucikari Prostitusi "Online" Artis VA, 1 Pelaku Tak Ditahan karena Hamil

Regional

Close Ads X