Digerebek Istri Sekamar dengan Mahasiswi, Dosen Ini Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 10/01/2019, 22:38 WIB


KUPANG, KOMPAS.com — Seorang dosen pria di salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial LL, digerebek oleh istri dan putrinya. Dosen itu berada sekamar dengan seorang mahasiswi.

Dosen yang bergelar doktor itu digerebek  istrinya, ES, di salah satu indekos di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (9/1/2019) malam.

Kepada sejumlah wartawan, putri dari dosen LL berinisial EL mengaku, dirinya bersama sang ibu melakukan penggerebekan langsung.

Baca juga: Oknum Polisi Digerebek Sedang Pesta Sabu Bersama 6 Temannya

"Tadi saya berboncengan dengan ibu saya sekitar pukul 18.30 Wita. Kami melintas jalan Soeverdi dan melihat sepeda motor bapak saya diparkir di kos-kosan itu," ungkap EL, Kamis (10/1/2019).

EL bersama sang ibu kemudian masuk ke kamar indekos yang pintunya terbuka, dan mendapati sang ayah tengah berduaan dengan mahasiswi itu.

"Kita kemudian langsung ke polresta dan membuat laporan polisi," ucap dia.

Kapolres Kupang Kota AKBP Satrya Perdana PT Binti, yang dihubungi Kompas.com, belum merespons.

Demikian juga Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Boby Jacob Mooynafi yang hingga Kamis malam belum merespons saat dihubungi.


Terkini Lainnya

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan
Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Ratna Sarumpaet Keluhkan Kondisi Tahanan Polda Metro Jaya

Megapolitan
Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi 'Online' Digunakan di Kepulauan Riau

Mulai April 2019, Alat Perekam Transaksi "Online" Digunakan di Kepulauan Riau

Nasional
MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

MRT Sasar Pekerja di Sudirman-Thamrin

Megapolitan
Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Ayah Korban Penembakan Massal SD Sandy Hook Tewas, Diduga Bunuh Diri

Internasional
Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Moeldoko Sebut Bencana di Lombok dan Papua Masih Jadi Urusan Pemerintah Daerah

Regional

Close Ads X