Ini Permintaan Terakhir Andriana, Siswi SMK yang Tewas Ditusuk di Bogor

Kompas.com - 10/01/2019, 17:11 WIB
Identitas terduga pelaku pembunuhan siswi SMK di Bogor telah terungkap, motif penusukan diduga karena dendam dan sakit hati. Tribun Jabar/Ferri Amiril MukmininIdentitas terduga pelaku pembunuhan siswi SMK di Bogor telah terungkap, motif penusukan diduga karena dendam dan sakit hati.

KOMPAS.com — Almarhum Andriana Yubelia Noven Cahya Rejeki (18), korban pembunuhan di Kota Bogor, pernah mengutarakan keinginannya untuk memakai baju hasil rancangannya sendiri.

Permintaan siswi SMK Baranangsiang Jurusan Busana tersebut akhirnya dipenuhi pihak keluarga saat jenazah disemayamkan di Gereja Santo Petrus, Jalan Siliwangi, Cianjur, Rabu (9/1/2019).

Yohanes Don Bosco, ayah kandung Andriana, tak kuasa menahan tangis saat melihat putrinya terbujur kaku di peti jenazah dengan memakai baju karyanya. 

"Sudah kami turuti, saya menilai baju hasil rancangannya juga sangat bagus," kata Bosco dilansir dari TribunnewsBogor.com.

Baca Juga: Polisi Amankan S, Terduga Pelaku Penusukan Siswi SMK di Bogor

Don Bosco pun menceritakan, keluarganya sangat terpukul atas musibah yang menimpa Andriana. Putrinya sudah tinggal di Bogor selama tiga tahun dan sebentar lagi akan lulus sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ia sudah tiga tahun berada di Bogor, sekolahnya hampir selesai," kata Bosco.

Usai upacara pemberkatan jenazah di Gereja Santo Petrus, jenazah Andriana dibawa ke Cimuncung, Bandung, untuk dimakamkan.

Don Bosco berharap aparat kepolisian segera menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa putrinya tersebut.

Baca Juga: Fakta Pembunuhan Andriana di Bogor, Pelaku Muncul di Medsos hingga Lokasi Pembunuhan Terkenal Rawan

Sementara itu, sejumlah warga di sekitar gang di Jalan Riau, Baranangsiag, Bogor, menjelaskan, aksi pembunuhan tersebut sempat terekam CCTV.

Dari rekaman tersebut, tampak seorang pria bertato melakukan aksi keji kepada Andriana di sebuah gang.

Saat itu korban masih berseragam sekolah, diduga korban sedang dalam perjalan ke indekosnya.

"Korban sempoyongan terus jatuh, pelaku satu orang, baju biru celana panjang hitam tangannya banyak tato, sekitar 18-19 tahunan," kata Deki, warga sekitar lokasi setelah melihat rekaman CCTV.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul: Permintaan Terakhir Siswi SMK Korban Pembunuhan, Ayah Andriana Yubella Ungkap Baju Rancangan Anaknya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.