Jokowi Disebut Sahabat Perempuan, Srikandi Solo Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Kompas.com - 09/01/2019, 14:14 WIB
Komunitas Srikandi Indonesia beranggotakan ibu-ibu rumah tangga dan aktivis perempuan mendeklarasikan dukungan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin di Gedung Graha Saba Buana Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/1/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKomunitas Srikandi Indonesia beranggotakan ibu-ibu rumah tangga dan aktivis perempuan mendeklarasikan dukungan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin di Gedung Graha Saba Buana Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/1/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Aktivis perempuan dan ibu rumah tangga di Kota Solo, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

Deklarasi KSI digelar di Gedung Graha Saba Buana di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/1/2019).

Deklarasi tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari 20 komunitas perempuan dan dihadiri Ibunda Presiden Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo, Direktur Penggalang Pemilih Perempuan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Ida Fauziyah dan Ketua Umum KSI Yanti Rukmana.

Yanti menjelaskan, nama Srikandi dipilih karena merupakan simbol suri teladan prajurit perempuan dalam pewayangan.

Tujuan pergerakan KSI adalah mengangkat harkat dan peran perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih baik, sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai pendukung ekonomi keluarga.

"Deklarasi dilatarbelakangi oleh berkembangnya kerawanan pemilihan presiden di Indonesia yang semakin meningkat," kata Yanti.

Baca juga: Menteri Yohana Kukuhkan 1.500 Srikandi Penjaga Sungai Indonesia

Yanti mengatakan, dukungannya kepada Jokowi-Ma'ruf Amin karena pasangan ini diyakini akan memberikan kehidupan politik yang bersih dan mengabdi kepada rakyat.

"Srikandi Indonesia percaya diri untuk terus melawan kebohongan, menjaga keluarga untuk tidak mudah terkontaminasi kebohongan," katanya.

Menurut Ida, Indonesia membutuhkan pemimpin yang menjadikan perempuan sebagai sahabat. Pemimpin yang dimaksudkan tersebut adalah Prasiden Jokowi yang sekarang ini mencalonkan kembali sebagai capres pada Pilpres 2019.

Bahkan, lanjut Ida, empat tahun menjadi pemimpin Indonesia, Presiden Jokowi menempatkan perempuan bukan sebagai subordinat (bawahan) melainkan mitra strategis bagi kaum laki-laki.

"Kebersahajaan Pak Jokowi itu saya kira layak untuk kita katakan Jokowi adalah sahabat perempuan," ungkap Ida.

Baca juga: Perjuangan Srikandi Lakardowo Gugat Perusahaan yang Cemari Lingkungan

Politikus Senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menambahkan, Presiden Jokowi telah membuktikan komitmennya terhadap kaum perempuan selama empat tahun terakhir kepemimpinannya, yakni menempatkan perempuan dalam pemerintahannya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Tambah 4 Perjalanan, KA Argo Parahyangan Bandung-Jakarta Kembali Beroperasi, Cek Jadwalnya

Regional
Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X