Pencarian Alvi Resmi Ditutup, Jalur Pendakian Gunung Lawu Kembali Dibuka

Kompas.com - 09/01/2019, 06:47 WIB
Tim SAR gabungan di Pos Cemoro Sewu, Gunung Lawu. Hingga hari ke-6 (7/1/2019) upaya pencarian pendaki dari Magelang yang dilaporkan hilang belum diketahui. KOMPAS.com/SUKOCOTim SAR gabungan di Pos Cemoro Sewu, Gunung Lawu. Hingga hari ke-6 (7/1/2019) upaya pencarian pendaki dari Magelang yang dilaporkan hilang belum diketahui.

MAGETAN , KOMPAS.com Jalur pendakian yang ditutup selama upaya pencarian pendaki Alvi Kurniawan (20) dari Magelang yang dilaporkan hilang di puncak Gunung Lawu akan kembali di buka pada hari Jumat (11/1/2019) mendatang.

Hal ini disampaikan Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Surakarta Arif, sesaat setelah mengumumkan penutupan tugas pencarian Alvi secara resmi, Selasa (8/1/2019) malam. 

Menurut Arif, pembukaan kembali jalur pendakian ke Puncak Gunung Lawu merupakan kewenangan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Dispora) setempat.

“Pembukaan kembali jalur pendakian itu kewenangan Dispora, kami hanya mengikuti,” ujar Arif, Selasa.

Baca juga: Balapan ke Puncak Gunung Lawu, Pendaki asal Magelang Hilang

Seperti diberitakan sebelumnya, upaya pencarian pendaki Alvi Kurniawan (20) dari Magelang yang dilaporkan hilang di puncak Gunung Lawu secara resmi ditutup pada Selasa (8/1/2019) malam pukul 20:15 WIB. 

Sebelumnya,  tim SAR gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Kepolisian, BPBD dan Komunitas Pecinta Alam dikerahkan untuk mencari Alvi. Namun selama tujuh hari upaya pencarian, tim SAR tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Alvi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Surakarta Arif mengatakan, meski upaya pencarian terhadap Alvi Kurniawan telah resmi ditutup, namun Pos Pencarian dan Pertolongan Surakarta masih melakukan pemantauan.

Baca juga: Seminggu Tak Ketemu, Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu Dihentikan

 

Selama masa pemantauan upaya pencarian masih terus dilakukan oleh relawan lokal dan masyarakat setempat.

“Relawan lokal melakukan pemantauan sambil pelan-pelan kita teliti,” ujar Arif, Selasa (8/1/2019) malam.

Sebelumnya, Alvi Kurniawan dilaporkan hilang oleh rekannya sesama pendaki, Wahyu Chandra, setelah diketahui beradu cepat menuju puncak Gunung Lawu dengan seorang pendaki perempuan dari Wonosobo.

Baca juga: 5 Fakta Pencarian Alvi di Gunung Lawu, Hilang usai Adu Cepat ke Puncak hingga Kendala Hujan dan Kabut Tebal

Rekan satu rombongan Alvi tidak mendapati keberadaan Alvi sesampainya di puncak Gunung Lawu. Alvi bersama enam rekannya mendaki Gunung Lawu pada Senin (31/12/2018). 

Hingga tujuh hari upaya pencarian dengan melibatkan 250 personil dari berbagai instansi, keberadaan Alvi belum diketahui.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.