Tamu Undangan Tak Makan karena "Wedding Organizer" Kabur, Pengantin Akan Lapor Polisi

Kompas.com - 08/01/2019, 18:55 WIB
Kotak antar-antaran pengantin yang masih berada di kediaman ANG korban dari penipuan Wedding Organizer MGD, Senin (7/1/2019). ANG dan suaminya FDL ditinggal kabur oleh Uut yang merupakan pengelola WO MGD saat acara pesta berlangsung hingga menyebabkan tamu undangan tak makan.KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Kotak antar-antaran pengantin yang masih berada di kediaman ANG korban dari penipuan Wedding Organizer MGD, Senin (7/1/2019). ANG dan suaminya FDL ditinggal kabur oleh Uut yang merupakan pengelola WO MGD saat acara pesta berlangsung hingga menyebabkan tamu undangan tak makan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pihak keluarga pasangan pengantin, Ang dan FDL, yang menjadi korban penipuan " wedding organizer" (WO) inisial MGD milik Riy alias Uut, calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kota Palembang, akan menempuh jalur hukum atas perbuatan yang dilakukan pelaku.

Namun demikian, SL (85), kakek dari Ang mengatakan, pihak keluarga saat ini masih menunggu itikad baik dari Uut atas kejadian tersebut.

Menurut SL, Ang dan FDL memaafkan Uut meskipun pihak keluarga telah dibuat malu lantaran 1.000 tamu undangan yang hadir dalam acara pesta pernikahan tidak makan akibat katering yang disewa tak hadir setelah Uut kabur.

"Kami maafkan kalau memang minta maaf. Tapi proses hukum tetap jalan," kata SL saat berada di kediaman mereka di kawasan Sako Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Calegnya Jadi Pelaku Penipuan Wedding Organizer, Perempuan Golkar Sumsel Minta Maaf

Selain itu, SL mengaku mereka sedang berkonsultasi dengan kuasa hukum untuk melaporkan Uut kepada pihak kepolisian.

"Sekarang kami konsultasi dulu bagiamana baiknya delik laporan seperti apa. Yang jelas akan kami laporkan ke polisi," ujarnya.

Sementara itu, Ang mengaku tak menyangka bahwa Uut akan kabur meninggalkan acara saat pesta pernikahannya berlangsung di gedung Sukaria, kawasan IBA Palembang.

Sebab, saat kontrak kerja sama ditandatangani, Uut tidak menunjukkan gelagat mencurigakan. Bahkan saat akad nikah berlangsung di kediamannya, pelaku masih hadir mengurusi seluruh kegiatan acara.

"Tapi ketika resepsi di gedung dia hilang, pukul 09.00 WIB masih ada di gedung, setelah itu pulang alasan ambil gaun pengantin. Tetapi tidak datang lagi, makanan untuk tamu undangan juga tidak ada," ucap Ang.

Dengan terpaksa, MC acara pada waktu itu mengumumkan ada permasalahan teknis sehingga para tamu undangan tidak bisa menikmati makan siang.

Baca juga: Pemilik Wedding Organizer yang Tipu Pengantin Diketahui Caleg Golkar

Ang dan FDL terlihat sedih dan marah karena malu akibat perbuatan Uut. Mereka satu per satu menyalami para tamu undngan sembari meminta maaf atas kejadian tersebut.

"Semuanya memaklumi, ternyata bukan saya saja. Fotografer, penghias mobil pengantin juga belum dibayar oleh Uut," kata Ang.



Close Ads X