Polisi: Pengusaha yang Ditangkap bersama Artis VA di Surabaya Tinggal di Jakarta

Kompas.com - 07/01/2019, 20:47 WIB
Artis VA (berpakaian ungu) menutupi wajahnya saat ia dibawa ke Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (5/1/2019).SURYA/MOHAMMAD ROMADONI Artis VA (berpakaian ungu) menutupi wajahnya saat ia dibawa ke Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (5/1/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap identitas pria yang ditangkap bersama artis peran VA di sebuah kamar hotel di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/1/2019).

Pria itu disebut sebagai seorang pengusaha berusia lebih dari 40 tahun dan belum berkeluarga.

"Inisialnya R, masih bujang," kata Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Harissandi, Senin (7/1/2019).

Dia menuturkan, pria tersebut berasal dari Lumajang namun tinggal di Jakarta karena memiliki berbagai macam jenis usaha.

"Identitas di KTP, disebut dia tinggal di Jakarta," tambahnya.

Baca juga: Kapolda: Mucikari Artis VA Mengaku Punya 45 Nama Artis dan 100 Model

Polisi, lanjut dia, sudah memeriksa pria tersebut sebagai saksi dalam kasus dugaan praktik prostitusi online.

"Kami sudah panggil yang bersangkutan untuk diperiksa sebagai saksi," ujar Harissandi.

Pria berinisial R tersebut berkencan dengan artis peran VA dengan tarif Rp 80 juta sekali kencan.

Baca juga: Dilepas Polisi, Artis VA Masih Dikenai Wajib Lapor

Sebagai uang tanda jadi, R sudah mengirimkan uang melalui transfer kepada ES, mucikari perempuan yang oleh polisi sudah ditetapkan tersangka.

Selain mengamankan ES, polisi juga mengamankan mucikari berinisial TN asal Jakarta. TN disebut mucikari yang menyediakan 100 nama model perempuan untuk praktik prostitusi online.

Sementara ES mengaku memiliki 45 nama artis untuk ditawarkan kepada pria hidung belang. 


Terkini Lainnya

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Petugas KPPS Meninggal Dunia di DIY Bertambah Jadi Lima Orang

Regional
Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Ini 4 Komedian yang Sukses Melangkah dari Panggung Komedi ke Politik

Internasional
Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Dalam Putusan, Hakim Ikut Pertimbangkan Jabatan Idrus Sebagai Menteri Sosial

Nasional
5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

5 Fakta Tragedi Petugas KPPS di Pemilu 2019, Korban Meninggal 91 Orang hingga Demo Tagih Honor

Regional
Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Farhat Abbas Klarifikasi Pelaporan 17 Orang Terkait Kasus Ratna Sarumpaet di Polda Metro

Megapolitan
Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Jumlah Petugas KPPS Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 6 Orang

Regional
Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Bupati Mandailing Natal Sebut Jokowi Tolak Pengunduran Dirinya

Regional
[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

[UPDATE] Hasil Sementara Situng KPU di Jakarta: Jokowi-Ma'ruf Unggul 52,71 Persen

Megapolitan
Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Istana: Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan

Nasional
Tak Ada Penghitungan 'Real Count' di DPP Gerindra

Tak Ada Penghitungan "Real Count" di DPP Gerindra

Nasional
142 Lapak dan Kios di Pasar Girian Bitung Ludes Terbakar

142 Lapak dan Kios di Pasar Girian Bitung Ludes Terbakar

Regional
Warga Diterkam Buaya BKSDA Kirim Tim ke Aceh Timur

Warga Diterkam Buaya BKSDA Kirim Tim ke Aceh Timur

Regional
Hakim Nilai Idrus Marham Tak Menikmati Uang Korupsi

Hakim Nilai Idrus Marham Tak Menikmati Uang Korupsi

Nasional
Divonis 3 Tahun Penjara, Idrus Marham Belum Putuskan Banding

Divonis 3 Tahun Penjara, Idrus Marham Belum Putuskan Banding

Nasional
Ada Kejanggalan Suara Capres di Lubuk Linggau, Jumlah Pemilih dan Suara Sah Tak Sinkron

Ada Kejanggalan Suara Capres di Lubuk Linggau, Jumlah Pemilih dan Suara Sah Tak Sinkron

Regional

Close Ads X