4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, 1 Hilang

Kompas.com - 06/01/2019, 18:52 WIB
Tim Sar Satlinmas Pantai Parangtritis, Bantul, Mencari Seseorang Wisatawan yang Hilang (Dokumen SAR Satlinmas Parangtritis) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOTim Sar Satlinmas Pantai Parangtritis, Bantul, Mencari Seseorang Wisatawan yang Hilang (Dokumen SAR Satlinmas Parangtritis)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Empat wisatawan terseret ombak di Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (6/1/2019).

Tiga orang berhasil diselamatkan dan seorang lainnya masih dalam tahap pencarian. 

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil Parangtritis M Arief Nugroho mengatakan, Malik (25), Saryono (20), Bambang (18), dan Rahmat (20) merupakan wisatawan asal Karanganyar, Jawa Tengah, yang datang bersama rombongan satu bus.

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Usai, Sampah di Pantai Parangtritis Sempat Menumpuk

Keempatnya bermain di sekitar palung pantai.

"Awalnya petugas sudah memberi peringatan berkali-kali melalui corong speaker dari posko SAR, tetapi tidak dihiraukan," kata Arief saat dihubungi, Minggu. 

Tak berselang lama, keempat wisatawan tersebut tergulung ombak.

Baca juga: Tahun 2018, Ratusan Orang Terseret Ombak di Pantai Selatan Yogyakarta

Mendapati hal tersebut, petugas langsung melakukan pertolongan kepada keempatnya.

Adapun, Malik, Saryono, dan Bambang berhasil diselamatkan petugas.

"Dua orang diselamatkan dengan pelampung dan papan surfing, yang satu lagi harus (diselamatkan) pakai perahu karena di tengah laut. Satu orang lagi (Rahmat) belum ketemu dan masih kami cari," ujarnya. 

Baca juga: Seorang Remaja Tewas Terseret Ombak Tinggi Pantai Selatan

Hingga kini, pencarian masih terus dilakukan oleh Pos AL Samas, Dit Polair Polda DIY, SAR Satlinmas Parangtritis, dan nelayan.

"Saat ini kami turunkan seluruh personel untuk pencarian korban yang masih hilang, baik melalui penyisiran darat dan laut menggunakan kapal," ucap Arief.

Humas Basarnas Yogyakarta Pipit Eriyanto menambahkan, pihaknya mengirimkan personel untuk membantu pencarian.

"Pencarian sampai pukul 18.00, untuk malam hari dilakukan pemantauan darat di sekitar lokasi," ucap Pipit.  

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X