Kapolres Sumedang Imbau Pemda Tak Izinkan Usaha Indekos Tanpa CCTV

Kompas.com - 04/01/2019, 14:24 WIB
Ilustrasi CCTV ShutterstockIlustrasi CCTV

SUMEDANG, KOMPAS.com - Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo memberika imbauan kepada dinas terkait di lingkungan Pemkab Sumedang agar tidak mengeluarkan izin kepada pengusaha indekos yang belum memenuhis syarat. Salah satu syarat yang penting adalah kelengkapan kamera tersembunyi ( CCTV).

Kapolres mengatakan, imbauan ini sebagai upaya dari pihaknya untuk meminimalisasi pencurian kendaraan bermotor di kawasan indekos di Kabupaten Sumedang.

Data di Polres Sumedang, sepanjang tahun 2018, tercatat angka kriminalitas curanmor sebanyak 585 kasus.

Angka ini naik 11,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2017) yang hanya 525 kasus.

"Tingginya angka curanmor ini terjadi di kawasan indekos. Khususnya di wilayah kawasan pendidikan Jatinangor," ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (4/1/2019).

Untuk itu, kata kapolres, pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada bupati Sumedang agar tidak mengeluarkan izin untuk indekos yang tidak dilengkapi CCTV.

"Sudah saya sampaikan ke bupati secara lisan. Imbauan tertulisnya akan segera kami sampaikan, Insya Allah minggu depan," tuturnya.

Baca juga: Caleg dari Partai Berkarya Kepergok Bersama Istri Orang Lain di Kamar Indekos

Kapolres menuturkan, CCTV di kawasan indekos memiliki peranan penting. Pasalnya, dengan adanya CCTV dapat mencegah aksi curanmor.

"Dengan adanya CCTV juga membantu kami mengungkap manakala terjadi kasus curanmor di indekos," ucapnya.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang Atang Sutarno mengaku akan mendukung imbauan kapolres Sumedang ini.

"Saat ini memang di aturan perizinan, untuk pengusaha indekos belum diwajibkan harus ada CCTV. Tapi adanya imbauan ini, tentunya ini sangat positif. Dari perizinan kami siap mendukung," ucapnya kepada Kompas.com.

Baca juga: Adik Emil Dardak Meninggal di Kamar Kos, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

Atang menuturkan, pihaknya akan mencantumkan kewajiban pemasangan CCTV sebagai salah satu syarat izin usaha indekos.

"Pada intinya kami mendukung imbauan ini untuk dilaksanakan. Jadi, khususnya untuk pengusaha indekos yang baru akan kami minta untuk melengkapi tempat usahanya dengan CCTV," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

5 Demonstran Jadi Tersangka Perusakan DPRD Jember, AMJ: Kami Minta Maaf, Mereka Bukan Bagian Kami

Regional
Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Hubungan Asmara Tak Direstui, Gadis Penjual Kopi Nekat Gantung Diri

Regional
Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Angin Kencang Terjang Kabupaten Timor Tengah Utara, 7 Rumah Warga Rusak Berat

Regional
Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Dianiaya Paman dan Bibi gara-gara Kencing, Balita 4 Tahun Ini Trauma, Menangis Jika Ketemu Orang Asing

Regional
Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Nasib Sial Pemandu Karaoke, Menolak Diantar Pulang Tamu, Malah Dipukuli Sampai Pingsan

Regional
Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Longsor Terjang Caringin Sukabumi, Mushala Hancur, 2 Rumah Rusak, Ada Retakan Tanah di Areal Persawahan

Regional
Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X