Kompas.com - 03/01/2019, 16:24 WIB
Potongan video viral yang menunjukkan nomer call center abal-abal anak yang ada disalah satu gerai ATM di Kecamatan Genteng Banyuwangi KOMPAS.com/IRA RACHMAWATIPotongan video viral yang menunjukkan nomer call center abal-abal anak yang ada disalah satu gerai ATM di Kecamatan Genteng Banyuwangi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sebuah video amatir berdurasi 1 menit 20 detik direkam oleh seseorang laki-laki yang menceritakan pengalamannya saat kartu ATM miliknya tertelan di salah satu gerai ATM di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi.

"Selamat siang gaes, saya sedang di ATM Kaliputih Genteng. Begitu saya masuk di dalam ATM, ada tulisan ini. (kamera menyorot ke nomer layanan 08818001777). Tapi saya tetap memasukkan kartu. Kita masukkan kartu disitu ATM saya tertelan dan saya menghubungi nomer ini. (Kembali menyorot nomer layanan 08818001777). Disitu nomer itu mengatakan meminta nomer rekening dan jumlah nominal saldo. Ujung-ujungnya kok minta nomer pin saya. Akhirnya saya matikan, terus saya telpon dinomer ini (kamera menyorot nomer telpon 14017), ternyata disitu BRI tidak pernah memberikan call center sepanjang itu."

Saat dikonfirmasi terpisah, Rizal Wahyudi, SPO Bank BRI KC Genteng mengatakan, pihak Bank BRI sudah mengetahui video tersebut dan langsung melepas stiker nomor call center palsu tersebut pada hari yang sama.

"Ini saya masih di Polres Banyuwangi untuk menginformasikan video tersebut kepada pihak polisi. Yang mengambil video adalah nasabah kita pada tanggal 31 Januari 2018 lalu," kata Rizal kepada Kompas.com, Kamis (3/12/2018).

Baca juga: Setelah Dipenjara 6 Bulan Kasus Pembobolan ATM, Dua WN Bulgaria Ini Dideportasi

Ia memastikan, stiker tersebut tidak lebih dari satu jam berada di dalam gerai ATM tersebut, karena setiap dua jam sekali ada patroli ATM yang melaporkan kondisi ATM ke kantor cabang. Pihaknya juga masih belum mendapatkan laporan kerugian akibat stiker call center abal-abal tersebut

"Kita sudah tahu orang yang menempel stiker dari kamera CCTV, namun terkait identitas orang tersebut kita masih belum mengetahui. Hanya tahu dari video CCTV," jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pencuri Spesialis Gagal Bongkar ATM Bank Mandiri meski Sempat Semprot CCTV

Rizal belum bisa memastikan apakah akan melaporkan kasus penempelan stiker palsu tersebut ke pihak kepolisian.

"Nasabah yang memvideokan hanya ingin menginformasikan kepada masyarakat. Namun terkait kasus penempelan stiker palsu tersebut kita masih koordinasi ke pusat apakah dilaporkan ke polisi atau tidak," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X