Ini Cara Mendapatkan Tiket Promo KA Pangandaran Rp 1

Kompas.com - 02/01/2019, 16:58 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan kereta api (KA) Pangandaran relasi Jakarta-Bandung-Banjar, Rabu (2/1//2019). Dok Humas PT KAI Daop 2 BandungPT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan kereta api (KA) Pangandaran relasi Jakarta-Bandung-Banjar, Rabu (2/1//2019).


BANDUNG, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi meluncurkan KA Pangandaran relasi Jakarta-Bandung-Banjar (PP).

Untuk meningkatkan minat masyarakat, PT KAI memberikan sejumlah promo, di antaranya tiket Rp 1.

“Kami memberikan tarif promo pada 2 Januari hingga 1 Februari 2019,” ujar Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, di Bandung, Rabu (2/1/2019).

Adapun beberapa promo yang ditawarkan dan cara mendapatkannya yakni:

-Gambir-Banjar (PP) kelas eksekutif Rp 160.000, dan kelas ekonomi premium Rp 110.000 (setara dengan tarif Argo Parahyangan, Bandung-Gambir).

Baca juga: KAI Luncurkan KA Pangandaran Rute Jakarta-Bandung-Banjar, Tiket Promo 1 Bulan

-Bandung-Banjar (PP) kelas eksekutif dan ekonomi premium Rp 1 dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Pembelian tiket Rp 1 melalui loket tidak dikenakan biaya alias gratis.

2. Pembelian tiket Rp 1 melalui KAI Access dan situs web KAI tidak dikenakan bea pesan.

3. Pembelian tiket Rp 1 melalui channel eksternal dikenakan bea pesan sesuai kebijakan masing-masing channel.

4. Pembelian tiket Rp 1 tidak dapat dilakukan di Ticket Vending Machine.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

DPRK Bener Meriah Dinilai Terburu-buru Minta Bupati Buat Pengunduran Diri Tertulis

Regional
Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Polda Jateng Dalami Dugaan Mabuk Kapolsek yang Tabrak Rumah di Rembang

Regional
Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Viral, Emak-emak Buka Paksa Gerbang Tempat Wisata Rancabuaya Garut

Regional
Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Kronologi 2 Balita Tewas Mengenaskan di Dalam Mobil yang Terbakar, Ditemukan Usai Api Padam

Regional
Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Satu Pegawai Pabrik Rokok di Madiun Positif Corona, Diduga Tertular Klaster Sampoerna

Regional
2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X