Sempat Terdata Meninggal di Longsor Sukabumi, Seorang Bayi Ditemukan Selamat

Kompas.com - 02/01/2019, 16:36 WIB
Suasana pencarian korban tanah longsor di Dusun Cimapag, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/1/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTOSuasana pencarian korban tanah longsor di Dusun Cimapag, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (2/1/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang bayi bernama Reza (3 bulan) yang tercatat dalam daftar korban meninggal dunia pada bencana longsor di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat akhirnya diketahui dalam kondisi selamat.

Informasi ini diluruskan Kepala Polda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat konferensi pers di Posko Tanggap Darurat Bencana di Cimapag, Rabu (2/1/2019) siang.

Jenderal berbintang dua ini pun sempat meninjau lokasi bencana longsor dan rumah tertimbun Kampung Garehong, Dusun Cimapag.

Lokasi longsor berjarak sekitar 700 meter dari Posko TDB yang menempati SDN Cimapag.

"Saya meluruskan informasi yang tadinya ada balita yang dikabarkan meninggal dunia, namun setelah di cross check oleh tim gabungan, ternyata balita tersebut alhamdulillah selamat," ungkap Agung.

Baca juga: Tim DVI Polri Identifikasi 11 Jenazah Korban Longsor Sukabumi

" Balita tersebut atas nama Reza. Informasinya, pas mau shalat Maghrib, diajak ibunya ke luar, mungkin ke langgar (mushola). Kemudian bapaknya balita itu meninggal. Kalau ibunya selamat," sambungnya.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, pada Selasa (1/1/2019) per jam 14.30 WIB, jumlah rumah terdampak hingga tertimbun tanah sebanyak 30 unit.

Puluhan rumah itu dihuni 32 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 101 jiwa. Akibat bencana longsor itu, sebanyak 15 jiwa ditemukan meninggal dunia dan 20 orang dinyatakan hilang, serta 3 orang luka. Sedangkan 63 jiwa berhasil selamat.

Diberitakan sebelumnya bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12/2018) petang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17:00 WiB di Kampung Cigarehong, Kadusunan Cimapag, Desa Sirnaresmi.

Kompas TV Di Sukabumi, Jawa Barat Tim SAR masih mencari puluhan orang yang tertimbun longsor. Rabu (2/1) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meninjau lokasi bencana dan posko identifikasi korban.<br /> Gubernur Jawa Barat datang ke lokasi menggunakan jalur darat. Bersama jajarannya ia menyusuri lokasi longsor di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok. Medan yang cukup berat dan berlumpur bahkan sempat membuat Gubernur Jawa Barat sulit berjalan. Saat Ridwan Kamil meninjau lokasi longsor, 2 jenazah ditemukan.<br />




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Tulungagung Banyak Zona Hijau Covid-19, Bupati Belum Terapkan Belajar Tatap Muka untuk TK-SMP

Regional
Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Detik-detik Prada Hengky Hilang di Papua Saat Kejar Orang Mencurigakan

Regional
Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Seorang Brimob Gadungan Ditangkap, Polisi: Dia Pakai Baju Dinas untuk Gaya-gayaan

Regional
Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Soal Baliho Rizieq, Satpol PP: Kalau yang Memasang Bisa Menurunkan Sendiri, Itu Lebih Baik...

Regional
Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Prajurit Hilang Saat Patroli di Tembagapura, TNI Minta Bantuan Basarnas

Regional
Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Positif Covid-19 Setelah Pulang Takziah dari Jakarta, Guru TK Sempat ke Sekolah

Regional
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu Karena Satgas Pusat Telat Input Data

Regional
Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Pemprov Jatim Siapkan 3 Jalan Penghubung dari Tol Trans Jawa ke Jalur Lintas Selatan

Regional
Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Dua Pegawai KAI Positif Covid-19, Salah Satunya Masinis

Regional
3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

3 Guru dan 2 Murid di Yogyakarta Positif Covid-19, Diduga Tertular di Sekolah

Regional
Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X