Tahun 2018, Ratusan Orang Terseret Ombak di Pantai Selatan Yogyakarta

Kompas.com - 02/01/2019, 16:06 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi


YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Selama tahun 2018, ratusan orang terseret gelombang di pantai selatan Gunungkidul, Yogyakarta. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berhasil diselamatkan.

Keterbatasan personel dan peralatan masih menjadi kendala tersendiri saat penyelamatan korban.

Koordinator SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Marjono mengatakan, pada tahun 2018 terjadi 98 kasus kecelakaan laut dengan 128 orang warga terseret ombak di sejumlah pantai, dengan korban jiwa 2 orang, satu orang hilang.

Baca juga: Terseret Banjir Ibu dan 2 Anaknya Ditemukan Meninggal

Angka itu meningkat jika dibandingkan Sepanjang tahun 2017, di mana tercatat ada 76 kasus kecelakaan laut yang terjadi. Jumlah korban sebanyak 118, dengan korban selamat 115 orang, sedangkan korban meninggal 3 orang.

"Angkanya meningkat untuk jumlah kecelakaannya," kata Marjono, saat dihubungi, Rabu (2/1/2019).

Adapun kecelakaan ini dipicu oleh pengunjung yang tidak mengindahkan sejumlah papan informasi termasuk tanda di sekitar area berbahaya.

Pihaknya melalui pengeras suara tak henti-hentinya mengingatkan wisatawan untuk tidak terlalu ke tengah saat bermain di sekitar pantai.

"Sebagian pengunjung sering nekat dan mengabaikan larangan untuk berenang di pantai," ucap dia.

Marjono mengakui, dengan keterbatasan personel dan peralatan, pihaknya kesulitan mengawasi 37 titik pantai yang menjadi wilayah operasional SAR Satlinmas Korwil II. Idealnya menurut dia, satu kawasan pantai ada 3 personel.

Selain itu, peralatan evakuasi juga dirasakan kurang, dari dua kapal jukung yang dimiliki SAR, satu di antaranya sudah tidak layak.

Baca juga: Jokowi Imbau Warga Bangun Rumah di Jarak Aman dari Pesisir Pantai

"Semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung tantangannya semakin banyak. Apalagi, sejumlah warga mulai membuka pantai. Dengan personel 57 orang, rasanya jauh dari cukup untuk mengawasi kawasan pantai," ucap dia.

Wisatawan nekat

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul, Surisiyanto menambakan, sejak tahun 2011, terus terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. Selain itu, semakin banyaknya pantai yang dibuka, petugas SAR harus berjuang melawan ganasnya ombak pantai selatan.

"Semakin meningkatnya jumlah kunjungan, kami mohon kepada pemerintah untuk melengkapi sarana dan prasarana yang ada," ucap dia.

"Seperti di pantai sepanjang ini, panjangnya kurang lebih 600-an meter, hanya dijaga 3 orang, jadi enggak imbang dengan kunjungan wisatawan. Di sini paling tidak kalau libur ada 10.000 kunjungan, dan hanya tiga orang yang menjaga," kata dia.

Baca juga: Kabar Gelombang Tinggi, Kunjungan ke Pantai Menurun

Dia pun berharap, pengunjung dapat mematuhi rambu yang ada. "Kadang kita mengimbau, kadang kita kasih peringatan dengan peluit, kita malah di-bully 'gol, offside'. Malah ada papan peringatan di sekitar pantai dan berada di air malah dijadikan ajang selfie (swafoto)," ucap dia.

Sementara, Sekretaris Korwil I Gunungkidul Winarna mengatakan, di wilayahnya ada 10 kejadian, dengan korban jiwa 7 orang, dan 1 orang dinyatakan hilang.

"Korban didominasi laka laut, selain itu, kami juga mengevakuasi satu jenazah yang berasal dari daerah lain," ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Warga Temukan Jenazah Remaja 13 Tahun Terkubur Setengah Badan di Kebun Karet, Ini Faktanya

Regional
Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Sakit Hati, Menantu Curi Mobil Mertua, Disimpan di Tempat Parkir Hotel

Regional
Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Dalam Sehari, 5 PDP di RSUD Soedarso Pontianak Meninggal Dunia

Regional
PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

PSBB, Ini 6 Rute Kereta Api yang Masih Beroperasi ke Jakarta

Regional
Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Delapan Anggota Keluarga Almarhum Bupati Morowali Utara Positif Covid-19

Regional
Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Kronologi Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Mudik Dari Jakarta, Seorang Baby Sitter Meninggal, Statusnya PDP Covid-19

Regional
Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Meletus, Tinggi Kolom Capai 3.000 Meter

Regional
Lagi, 2 Pasien Positif Corona di Kota Jayapura Meninggal Dunia

Lagi, 2 Pasien Positif Corona di Kota Jayapura Meninggal Dunia

Regional
Sebut Muslim Menjadi Kafir jika Tak Shalat Jumat, Seorang Khatib Diamankan Polisi

Sebut Muslim Menjadi Kafir jika Tak Shalat Jumat, Seorang Khatib Diamankan Polisi

Regional
Jadi Pasien Positif Covid-19 Pertama di NTT, YouTuber Ini Umumkan Hasil Tes Swab Lewat YouTube

Jadi Pasien Positif Covid-19 Pertama di NTT, YouTuber Ini Umumkan Hasil Tes Swab Lewat YouTube

Regional
Mereka yang Pulang ke Indonesia di Tengah Wabah Corona

Mereka yang Pulang ke Indonesia di Tengah Wabah Corona

Regional
Fakta Terbongkarnya Penyuplai Makanan dan Amunisi untuk KKB, Berawal dari Petugas Gelar Razia

Fakta Terbongkarnya Penyuplai Makanan dan Amunisi untuk KKB, Berawal dari Petugas Gelar Razia

Regional
Peta Terbaru Sebaran Covid-19 di Jatim, 29 Daerah Zona Merah, 3 Zona Hijau

Peta Terbaru Sebaran Covid-19 di Jatim, 29 Daerah Zona Merah, 3 Zona Hijau

Regional
Ibadah Jumat Agung Gereja Katolik di Kaltim Via Daring, Umat Diminta Khusyuk

Ibadah Jumat Agung Gereja Katolik di Kaltim Via Daring, Umat Diminta Khusyuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X