BMKG Temukan Retakan Baru di Gunung Anak Krakatau, Masyarakat Diminta Waspada Tsunami Susulan

Kompas.com - 02/01/2019, 07:26 WIB
Kepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati (kerudung putih) di Posko Terpadu Tsunami Selat Sunda, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (1/1/2019). KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINKepala BMKG Prof Dwikorita Karnawati (kerudung putih) di Posko Terpadu Tsunami Selat Sunda, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (1/1/2019).

PANDEGLANG, KOMPAS.com — Badan Meteorologi, klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menemukan retakan baru di badan Gunung Anak Krakatau.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, retakan muncul setelah gunung mengalami penyusutan dari sebelumnya 338 meter di atas permukaan laut (mdpl) menjadi hanya 110 mdpl.

Hal itu disampaikan Dwikorita di Posko Terpadu Tsunami Selat Sunda, Labuan, Kabupaten Pandeglang, Selasa (1/1/2019).

"Pantauan terbaru kami lewat udara, gunung sudah landai, asap mengepul dari bawah air laut. Tapi di badan gunung yang tersisa di permukaan, ada celah yang mengepul terus mengeluarkan asap, celah itu pastinya dalam, bukan celah biasa," kata Dwikorita. 

Baca juga: BMKG Pasang Sensor Pemantau Tsunami di Sekitar Gunung Anak Krakatau

Dia mengatakan, terdapat dua retakan baru dalam satu garis lurus di salah satu sisi badan Gunung Anak Krakatau. Dirinya menduga retakan terjadi lantaran adanya getaran tinggi yang muncul saat gunung erupsi.

Adanya retakan tersebut, menurut Dwikorita, membuat pihaknya khawatir lantaran kondisi bawah laut Gunung Anak Krakatau saat terdapat jurang di sisi barat hingga selatan.

"Yang kami khawatirkan di bawah laut curam, di atas landai. Jika retakan tersambung, lalu ada getaran, ini bisa terdorong, dan bisa roboh (longsor)," ujar dia.

Baca juga: Antisipasi Gunung Anak Krakatau, Penduduk Pulau Sebesi Dievakuasi Bertahap

Bagian badan gunung yang diduga akan longsor karena retakan tersebut bervolume 67 juta kubik dengan panjang sekitar 1 kilometer.

Potensi tsunami susulan

Volume tersebut lebih kecil dari longsoran yang menyebabkan tsunami pada 22 Desember 2018 lalu yang sekitar 90 juta kibik volume longsoran.

"Jika ada potensi tsunami, tentu harapannya tidak seperti yang kemarin, namun kami meminta masyarakat untuk waspada saat berada di zona 500 meter di sekitar pantai," kata dia.

Baca juga: Status Gunung Anak Krakatau Labil, Nakhoda Kapal Diharapkan Waspada

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Padang Dinyatakan Sembuh

Dua Pasien Positif Corona Tanpa Gejala di Padang Dinyatakan Sembuh

Regional
Nekat Mudik Saat Corona, 725 Warga Jombang Dikarantina di Gedung SD

Nekat Mudik Saat Corona, 725 Warga Jombang Dikarantina di Gedung SD

Regional
Antisipasi Dampak Corona, 4.513 Warga Tapanuli Utara Pakai Gratis Air PDAM 3 Bulan

Antisipasi Dampak Corona, 4.513 Warga Tapanuli Utara Pakai Gratis Air PDAM 3 Bulan

Regional
Driver Ojol di Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Driver Ojol di Makassar Ditikam Orang Tak Dikenal, Polisi Buru Pelaku

Regional
SNMPTN Universitas Andalas Padang Terima 1.910 Mahasiswa, Jurusan Farmasi Paling Favorit

SNMPTN Universitas Andalas Padang Terima 1.910 Mahasiswa, Jurusan Farmasi Paling Favorit

Regional
Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Jumlah Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 17 Orang, Pasien Terbaru Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Regional
Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Pulang dari Zona Merah Virus Corona, Mahasiswa UGM Dikarantina di Asrama Haji Sleman

Regional
Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Tebing 7 Meter Longsor Putus Akses Jalan di Sumedang

Regional
Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Jalan Lintas Selatan Cianjur Lumpuh Total Diterjang Longsor

Regional
Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Viral Video Pencuri Kotak Amal Masjid Tertangkap di Jember, Warga: Jangan Dipukuli, Kasihan

Regional
Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Cerita di Balik Video Tenaga Medis Shalat Pake APD Lengkap, Siaga di Ruang Isolasi hingga Ganti Sif

Regional
UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

UPDATE Covid-19 di Bali: Pasien Positif Bertambah 14, Total 63 Kasus

Regional
Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Positif Corona, Perawat RSUP Kariadi Semarang Meninggal Dunia

Regional
UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

UPDATE Corona di Kepri 9 April: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Menjadi 21 Orang

Regional
Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Tak Sampai 15 Menit, 200 Masker Ludes Dibagikan ke Pengendara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X