Kebakaran Landa Asrama Brimob di Ambon Saat Malam Tahun Baru

Kompas.com - 01/01/2019, 18:45 WIB
Ilustrasi kebakaran Kompas.com/WisnubrataIlustrasi kebakaran

AMBON, KOMPAS.com - Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Asrama Brimob Batalyon A Kompi 1 di kawasan Air Besar, Kecamatan Baguala, Selasa (1/1/2019).

Kebakaran tersebut terjadi saat anggota Brimob penghuni rumah itu tengah bertugas mengamankan malam pergantian malam tahun baru.

Baca juga: Kebakaran Gedung Magister Studi Pembangunan ITB Diduga akibat Korsleting Listrik

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Roem Ohoirat mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kebakaran tersebut terjadi karena faktor hubungan arus pendek listrik.

“Dari keterangan yang didapat, ada yang melihat percikan kabel di atas rumah, jadi korslet ya,” kata Ohoirat kepada Kompas.com, Selasa malam.

Dia menjelaskan, saat kebakaran terjadi, anggota Brimob pemilik rumah sedang bertugas, sementara istri korban sedang beribadah.

Saat itu, kata Ohoirat, warga langsung berusaha menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

“Api baru berhasil dipadamkan setelah sekitar enam unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca juga: Anak Sekolah Korban Kebakaran di Kemayoran Akan Diberi Seragam hingga Alat Tulis

Dia menerangkan, pasca-kejadian itu, seluruh anggota Brimob di asrama tersebut langsung saling bahu-membahu untuk membangun kembali rumah dua rekan mereka yang terbakar.

“Tadi langsung dibangun kembali. Mereka membangun secara swadaya, jadi mereka kumpul uang saling membantu untuk membangun,” terangnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X